TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Es gabus jadul jadi sorotan. Es gabus adalah jajanan tradisional berbasis tepung dan santan yang dibekukan.
Jajanan tersebut memiliki tekstur yang empuk, berserat, dan kenyal saat digigit, mirip dengan gabus atau spons.
Berikut penjelasan BPOM mengapa tekstur panganan ini bisa unik mirip seperti spons?
Baca juga: Penanganan Kasus Es Gabus: Babinsa Ditahan 21 Hari, Bhabinkamtibmas Masih Diproses
Dikutip dari instagram BPOM.Jakarta, tekstur es gabus ini merupakan hasil dari pengolahan dan interaksi bahan penyusunnya.
Es gabus jadul dibuat dari bahan tepung hunkue (pati kacang hujau) dan santan sebagai cairan yang kemudian dimasak.
Saat terjadi pemanasan adonan kue mengalami gelatinisasi pati.
Gelatinisasi pati adalah proses di mana molekul pati menyerap air, mengembang, dan membentuk gel.
Hasilnya, adonan kue menjadi kental dengan struktur mulai terbentuk.
Pascapemasakan, adonan kue kemudian dibekukan. Dalam kondisi beku inilah, retrogradasi terjadi.
Retrogradasi adalah proses kristalisasi kembali molekul pati setelah dimasak dan didinginkan, mengubah tekstur menjadi lebih keras dan kurang lengket
Dengan demikian, tekstur berpori seperti spons pada es gabus jadul ini kemerupakan hasil dari proses ilmiah dan interaksi bahan.
Sementara terkait gula dan perwarna, BPOM mengatakan, keduanya aman dikonsumsi selama sesuai ketentuan dan batas aman yang ditetapkan.
Dikutip dari Tribunnews.com, sebuah video viral menampilkan dua pria berseragam TNI dan Polri menuding seorang pedagang es kue jadul menggunakan bahan spons.
Dalam video tersebut, seorang pria menyatakan makanan itu berbahaya dan menunjukkan spons yang meleleh saat dibakar.
Setelah diperiksa oleh Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya, semua sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses dinyatakan aman dan layak konsumsi.
Aiptu Ikhwan Mulyadi, salah satu petugas dalam video, menyampaikan permohonan maaf kepada pedagang dan masyarakat.
Ia menjelaskan tindakannya muncul sebagai respons cepat tanpa menunggu pemeriksaan ilmiah.
Baca tanpa iklan