TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, memberikan apresiasi atas kolaborasi komunitas dalam mendukung program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Menurutnya, inisiatif ini mencerminkan semangat kebersamaan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, gratis, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan saat peringatan satu tahun pelaksanaan CKG di Gojek Ops Office, Kemang, Jakarta Selatan.
Program ini merupakan hasil kerja sama mitra Gojek dengan puskesmas, mengusung tagline “Cek Sekarang, Sehat Lebih Lama.”
“Cek kesehatan perlu dilakukan minimal setahun sekali, bahkan bagi mereka yang merasa sehat. Terutama bagi pekerja dengan tuntutan fisik tinggi seperti nelayan dan pengemudi ojek online. Dengan deteksi dini, kita bisa tetap produktif sekaligus menjaga keluarga yang bergantung pada kita,” ujar Teuku Riefky, Rabu (11/2/2026).
Sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, program ini telah dimanfaatkan oleh 70 juta masyarakat.
Tahun 2026, pemerintah menargetkan 136 juta peserta sebagai bagian dari perluasan cakupan nasional.
Pemeriksaan kini semakin mudah diakses, cukup dengan membawa KTP atau melalui sistem Satu Sehat.
Layanan juga hadir di sekolah, pesantren, tempat kerja, komunitas, hingga lingkungan permukiman.
Baca juga: Menko AHY Puji Terobosan 17 Subsektor di Bawah Menteri Ekraf Teuku Riefky
Program CKG tidak berhenti pada skrining.
Peserta dengan hasil kategori kuning langsung mendapat obat gratis selama 15 hari untuk penyakit dasar seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas.
Sementara kategori merah ditindaklanjuti melalui fasilitas BPJS.
Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan Kementerian Kesehatan, Indah Febrianti, menambahkan bahwa pada tahun kedua, CKG menghadirkan inovasi berupa pemetaan kebutuhan daerah serta penguatan skrining kesehatan jiwa di sekolah.
“Kami ingin memastikan layanan ini tidak hanya lebih luas, tetapi juga komprehensif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Perwakilan mitra Gojek, Yohana, turut menyampaikan manfaat program ini bagi pengemudi.
“Dengan pemeriksaan ini, kami jadi tahu kondisi tubuh tanpa harus mengganggu jam kerja. Harapannya program terus berlanjut agar mitra driver semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.
Menutup kegiatan, Teuku Riefky menegaskan bahwa kesehatan adalah fondasi kekuatan bangsa.
“Masyarakat yang sehat dapat terus bekerja, berkarya, dan menciptakan nilai tambah di berbagai sektor, termasuk ekonomi kreatif. Semua ini menjadi bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.
Baca tanpa iklan