News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dewan Perdamaian

Prabowo Bakal Hadiri KTT BoP di AS, Politisi PKS Sarankan 3 Hal Penting

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KE AMERIKA - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington DC, Amerika Serikat. Kepala Negara dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, (16/2/2026). (Sekretariat Presiden).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta berharap Presiden Prabowo Subianto menyuarakan terkait kemerdekaan Palestina saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Politisi PKS ini meminta pemerintah memanfaatkan forum internasional tersebut untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten memperjuangkan perdamaian.

"Kehadiran dalam forum Board of Peace harus dilihat sebagai peluang untuk memperkuat peran aktif kita dalam mendorong perdamaian dunia, sesuai amanat konstitusi," kata Sukamta kepada wartawan, Senin (16/2/2026).

Ia menegaskan, setiap langkah diplomasi yang diambil pemerintah, harus berpijak pada kepentingan nasional Indonesia.

"Sekaligus konsisten dengan komitmen historis kita terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina," ujar Sukamta. 

Tiga poin untuk Prabowo

Sukamta menitipkan tiga poin penting yang harus disuarakan Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Pertama, mendesak penghentian segera seluruh bentuk kekerasan dan memastikan perlindungan bagi warga sipil Palestina.

"Stabilitas dan keamanan merupakan prasyarat utama bagi proses perdamaian yang berkelanjutan," ucap Sukamta. 

Kedua, Sukamta meminta Prabowo menegaskan kembali dukungan mutlak Indonesia terhadap kemerdekaan penuh Palestina melalui solusi dua negara yang adil dan sesuai hukum internasional.

Ketiga, memastikan agenda rekonstruksi pascakonflik berjalan dengan menghormati hak-hak rakyat Palestina dan prinsip kedaulatan.

"Perdamaian yang kokoh harus dibangun di atas keadilan, bukan sekadar penghentian konflik sementara," tegas Sukamta. 

Bentuk diplomasi aktif

Sukamta menilai partisipasi Prabowo dalam forum bentukan AS ini adalah bentuk diplomasi aktif. 

Menurutnya, stabilitas global yang berbasis hukum internasional akan berdampak langsung pada keamanan nasional Indonesia.

"Harapannya, pemerintah dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai bangsa yang konsisten memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan," imbuhnya. 

Presiden Prabowo diketahui telah bertolak ke Amerika Serikat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (16/2/2026) pagi.

Prabowo dijadwalkan akan menandatangani Agreement on Reciprocal Trade, serta menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza sebagai wujud diplomasi aktif Indonesia.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini