TRIBUNNEWS.COM - Desil atau kelompok kesejahteraan keluarga menjadi salah satu hal yang kini wajib diketahui masyarakat.
Pasalnya, peringkat pada desil menentukan apakah Anda berhak dapat bantuan sosial (bansos) dari pemerintah atau tidak.
Melalui sistem desil, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Mulai dari desil 1 (paling miskin) hingga desil 10 (paling sejahtera).
Pengelompokan ini bersumber dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang memetakan kondisi ekonomi rumah tangga di seluruh Indonesia.
Cara Cek Desil Tanpa Aplikasi
Ada dua cara untuk cek desil. Yang pertama, melalui aplikasi Cek Bansos. Yang kedua, melalui website Cek Bansos dengan alamat cekbansos.kemensos.go.id.
Untuk cara yang pertama, masyarakat perlu mengunduh aplikasi resmi Cek Bansos di PlayStore (pengguna HP Android) dan Appstore (pengguna HP iPhone).
Setelah mengunduh dan meng-install, kemudian lakukan pendaftaran secara mandiri dengan cara melengkapi data diri, unggah foto KTP dan swafoto, hingga membuat kata sandi.
Usai pendaftaran akun berhasil, barulah aplikasi Cek Bansos dapat digunakan untuk pengecekan status bansos dan desil.
Nah, jika cara di atas dinilai sulit dan ribet, maka bisa menggunakan cara yang kedua yaitu melalui website Cek Bansos.
Dengan melalui website Cek Bansos, Anda dapat cek desil tanpa aplikasi. Cukup input NIK KTP pada situs resmi milik Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut.
Selengkapnya, inilah cara cek desil tanpa aplikasi melalui website Cek Bansos:
1. Akses website Cek Bansos dengan cara klik link https://cekbansos.kemensos.go.id/
2. Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai yang tertera di KTP
3. Ketikkan 6 huruf kode atau CAPTCHA yang tertera dalam kotak
4. Jika huruf kode kurang jelas, klik icon untuk me-refresh
5. Klik tombol CARI DATA
Baca juga: Cara Menurunkan Desil agar Terima Bansos PKH dan Sembako
Tak butuh waktu lama, website Cek Bansos akan menampilkan nama dan peringkat desil. Termasuk tiga bansos yang digulirkan Kemensos.
Jika pada desil tertulis angka 5, artinya Anda termasuk kelompok keluarga pas-pasan. Sehingga tidak berhak mendapatkan bansos seperti PKH dan sembako, tapi masih bisa menjadi peserta PBI-JK.
Sementara jika pada desil tertulis angka 1-4, maka termasuk kategori sangat miskin hingga rentan miskin. Mereka yang masuk pada desil 1-4, berhak menjadi penerima bansos.
Sisanya, desil 6-10 tergolong dalam kategori masyarakat yang menengah ke atas hingga sejahtera sehingga tidak diprioritaskan untuk memperoleh bansos.
Berikut rincian desil dan artinya:
- Desil 1: Sangat Miskin
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir Miskin
- Desil 4: Rentan Miskin
- Desil 5: Pas-pasan
- Desil 6–10: Menengah ke atas
Penentuan Desil
Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Kemensos, Joko Widiarto mengatakan, pengelompokan desil atau peringkat kesejahteraan keluarga diukur berdasarkan variabel sosial ekonomi.
Mulai dari keterangan individu (pekerjaan, pendidikan), keterangan perumahan (kondisi rumah, daya Listrik), kepemilikan aset, dan jumlah anggota keluarganya.
"Semakin banyak asetnya, semakin bagus rumahnya, semakin tinggi tingkat pendidikannya, semakin layak pekerjaannya, dan semakin sedikit anggota keluarganya, maka cenderung menjadi keluarga sejahtera," kata dia dikutip dari Instagram Pusdatin Kemensos.
"Sebaliknya, semakin tidak punya aset, semakin rumah tidak bagus, semakin rendah tingkat pendidikannya, dan semakin banyak anggota keluarganya, maka cenderung menjadi kelompok tidak mampu," tambah Joko.
Joko juga mengungkapkan, perhitungan desil selanjutnya akan dihitung ulang secara berkala oleh BPS per tiga bulan sekali.
Data desil merupakan hasil penggabungan tiga sumber data penanganan kemiskinan yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS); Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek); dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Cara Mengubah Desil
Jika setelah pengecekan desil diketahui tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, masyarakat ternyata dapat mengajukan perubahan desil.
Kemensos membuka saluran bagi masyarakat yang ingin memperbarui desil jika dirasa tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
"Desil bersifat dinamis, jika tidak sesuai dapat diperbarui melalui desa atau kelurahan dan dinas sosial, atau melalui aplikasi cek Bansos," tambah Joko.
Misal setelah dicek masuk pada desil 7 (menengah ke atas), tapi ternyata rumah masih indekos, kerja serabutan, hingga anak lebih dari dua, sehingga seharusnya masuk kategori miskin dan berhak mendapatkan bansos.
Menurut pihak Kemensos, ada tiga cara menurunkan desil agar masyarakat bisa menjadi penerima bansos PKH dan Sembako. Yaitu:
- Mendatangi operator SIKS-NG di desa/kelurahan dan mengajukan usulan pembaruan
- Mendatangi operator SIKS NG di dinas sosial kabupaten/kota;
- Melalui usulan pembaruan pada Aplikasi Cek Bansos.
Pengusulan melalui cara 1 dan 2 akan mengisi langsung 39 pertanyaan yang akan diinput oleh operator.
Pengusulan melalui cara 3 akan disurvei oleh pendamping sosial setempat.
Berikut cara mengubah desil, dikutip dari akun Instagram Dinas Sosial Grobogan:
1. Pengusulan Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Mengunduh/download aplikasi Cek Bansos Kemensos di PlayStore (Android) atau AppStore (iPhone)
- Membuat akun Aplikasi Cek Bansos
- Mengajukan pengusulan pembaharuan desil melaui aplikasi Cek Bansos
- Proses verifikasi lapangan oleh Pendamping Sosial Kemensos
- Setelah itu, akan ada validasi data secara bertahap yang akan diproses oleh Kemensos
Selanjutnya akan diproses oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk Pemeringkatan Desil
2. Pengusulan Melalui Kelurahan/Desa
- Datang ke kantor desa/kelurahan sesuai tempat tinggal dengan membawa fotokopi KK dan KTP
- Melakukan konsultasi dan pengajuan usulan Pembaruan dengan petugas Pengisi Data desa/kelurahan
- Pengisi Data Desa/Kelurahan akan membantu melakukan proses usulan melalui sistem SIKS-NG Kemensos
- Setelah itu akan ada verifikasi Usulan secara bertahap yang akan diproses oleh Dinas Sosial dan Kemensos.
Selanjutnya akan diproses oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pemeringkatan Desil.
Pengisi Data Desa/Kelurahan hanya membantu untuk melakukan pengusulan Pembaruan melalui sistem SIKS-NG Kemensos jika data sesuai.
Nantinya, pembaruan desil dapat menghasilkan:
- Desil naik
- Desil turun
- Desil tetap
Kategori desil ditentukan berdasarkan kondisi sosial ekonomi terbaru serta hasil verifikasi data.
Sehingga masyarakat diminta memberikan jawaban yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.
Sebab, data yang akurat membantu pemerintah menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)
Baca tanpa iklan