News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mahasiswa Diajak Kembangkan Kepemimpinan dan Kepedulian Sosial Lewat Program Beasiswa

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ASAH KEPEMIMPINAN - Peserta Amartha Fellowship Bootcamp 2026 sedang mengerjakan tantangan membuat menara marshmellow.  Di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang semakin kompleks, mahasiswa dituntut tidak hanya berprestasi secara akademik tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat serta menghadirkan solusi yang relevan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang semakin kompleks, mahasiswa dituntut tidak hanya berprestasi secara akademik tetapi juga mampu memahami persoalan masyarakat serta menghadirkan solusi yang relevan.

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) melalui inisiatif Future of Education and Skills 2030 menekankan pentingnya penguatan student agency, yakni kemampuan pelajar mengambil inisiatif dan bertanggung jawab dalam menciptakan nilai bagi masyarakat.

Sejalan dengan gagasan tersebut, lembaga filantropi pendidikan amartha.org menyelenggarakan Amartha Fellowship Bootcamp sebagai bagian dari program Beasiswa Amartha Cendekia. 

Program ini bertujuan memberikan ruang pembelajaran bagi mahasiswa, khususnya di bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), untuk mengembangkan kepemimpinan serta pemahaman terhadap isu sosial di masyarakat.

Ketua amartha, Aria Widyanto, mengatakan program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan di lingkungan sekitar.

“Melalui program ini kami ingin mahasiswa mampu menghubungkan pembelajaran di kampus dengan persoalan nyata di masyarakat, sehingga dapat berkontribusi dalam menghadirkan solusi yang berdampak,” ujarnya.

Bootcamp diikuti oleh sekitar 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program pendampingan dan mentoring yang telah dijalani para peserta selama satu tahun terakhir.

Selama acara peserta mengikuti berbagai sesi yang menekankan pendekatan kepemimpinan partisipatif dan reflektif.

Peserta juga diperkenalkan pada cara berpikir sistemik untuk memahami keterkaitan berbagai isu sosial serta latihan mindfulness untuk membangun kepemimpinan yang lebih sadar dan empatik.

Baca juga: Program Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis LPDP 2026 Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar dan Jadwalnya

Program tersebut turut menghadirkan sejumlah praktisi dan profesional dari berbagai sektor yang berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan dan pengembangan karier.

Pada akhir kegiatan, para peserta diminta merancang prototipe solusi terhadap permasalahan sosial yang mereka temui di masyarakat. Rancangan tersebut dikembangkan secara berkelompok sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman di lapangan.

Salah satu penerima beasiswa Amartha STEAM Fellowship Batch 3, Zian Nora Berliana, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami kepemimpinan.

“Bootcamp ini membuka cara pandang saya tentang kepemimpinan. Saya belajar bahwa pemimpin tidak hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan dan memahami orang lain agar solusi yang diberikan lebih relevan,” ujarnya.

Selain dukungan dana pendidikan, program Beasiswa Amartha Cendekia juga menyediakan pendampingan pengembangan diri, mentoring dari kalangan profesional, serta dukungan untuk proyek sosial mahasiswa.

Hingga 2025, program beasiswa ini tercatat telah menyalurkan dana pendidikan sekitar Rp10 miliar kepada lebih dari 800 pelajar di Indonesia melalui beberapa skema beasiswa.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini