TRIBUNNEWS.COM - Anggota DPR RI yang juga Ketua MPR RI ke-15 serta Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, menilai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Wikinara Indonesia, sebuah perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas jaringan usaha sekaligus menandai kesiapan perusahaan dalam memperluas skala bisnisnya. Hal tersebut termasuk rencana strategis Wikinara Indonesia untuk melantai di bursa atau go public.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap model bisnis pemasaran langsung, langkah memperkuat tata kelola perusahaan serta transparansi bisnis dinilai menjadi strategi penting guna mendorong ekspansi usaha sekaligus meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata publik maupun investor.
“Rencana Wikinara untuk melangkah ke pasar modal patut diapresiasi karena menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas bisnis. Go public merupakan langkah besar yang menuntut kesiapan manajemen, sistem keuangan yang sehat, serta kepercayaan publik yang kuat,” ujar Bamsoet saat menghadiri buka puasa bersama Wikinara Indonesia di Jakarta, Sabtu malam (7/3/2026).
Hadir para pendiri Wikinara Indonesia antara lain Dewi Bamsoet, Ina Rachman, dr. Oky Pratama, Putra Siregar serta para leader Wikinara dari seluruh Indonesia.
Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, rencana Wikinara go public mencerminkan semakin matangnya industri penjualan langsung di Indonesia. Selama ini sektor tersebut sering dipersepsikan secara keliru karena adanya praktik skema piramida yang merusak reputasi industri.
Padahal perusahaan yang tergabung dalam APLI memiliki standar operasional serta kode etik ketat yang memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai regulasi pemerintah dan menjunjung tinggi perlindungan konsumen.
Baca juga: Bamsoet: Fenomena “No Viral No Justice” Peringatan bagi Sistem Hukum Nasional
“Perusahaan anggota APLI memiliki komitmen kuat terhadap praktik bisnis yang etis dan transparan. Langkah Wikinara menuju pasar modal dapat menjadi contoh bahwa industri penjualan langsung mampu berkembang secara profesional dan memenuhi standar tata kelola perusahaan modern,” kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menilai, apabila rencana go public tersebut terealisasi, Wikinara berpotensi menjadi salah satu perusahaan penjualan langsung nasional yang mampu memperkuat posisi Indonesia dalam industri direct selling di kawasan Asia Tenggara.
Dengan tata kelola yang baik, transparansi laporan keuangan, serta jaringan pemasaran yang kuat, perusahaan nasional memiliki peluang besar untuk berkembang lebih luas di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kewirausahaan berbasis komunitas.
“Langkah menuju pasar modal harus dibarengi dengan penguatan literasi bisnis bagi para mitra usaha, peningkatan kualitas produk, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Dengan kombinasi tersebut, industri penjualan langsung nasional dapat tumbuh lebih sehat, berdaya saing, dan memberi kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional,” pungkas Bamsoet. (*)
Baca juga: Bamsoet Gelar Bukber: Jadikan Momen Silaturahmi Sebagai Sarana untuk Perkuat Persatuan Bangsa
Baca tanpa iklan