News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Organisasi Sayap Gerindra Ajak Perkuat Persatuan Nasional

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SILATURAHMI KEBANGSAAN – Sejumlah organisasi sayap Partai Gerindra menghadiri acara Silaturahmi Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama di Kantor Sekretariat PP GEKIRA, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026). Pertemuan lintas organisasi seperti TIDAR, PIRA, SATRIA, hingga PPIR ini bertujuan memperkuat solidaritas demi menjaga persatuan nasional.

Ringkasan Berita:

  • Solidaritas Tanpa Batas! Sayap Gerindra kumpul satu suara demi menjaga fondasi kerukunan di tengah dinamika global.
  • Lawan Narasi Keliru! Kader diminta proaktif menangkal disinformasi secara beradab demi menjaga stabilitas politik nasional.
  • Pemerintah Tidak Antikritik! Namun setiap perbedaan pendapat harus berpijak fakta agar tidak mencederai persatuan bangsa.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penguatan persatuan nasional menjadi pesan utama dalam Silaturahmi Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama yang digelar organisasi sayap Partai Gerindra di Sekretariat PP GEKIRA, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan bertema “Persatuan Nasional Fondasi Keutuhan Bangsa” ini dihadiri lintas organisasi sayap seperti TIDAR, PIRA, Satria, hingga PPIR. Kehadiran berbagai unsur ini dinilai mencerminkan solidaritas dalam menjaga nilai kebangsaan di tengah dinamika global.

Ketua Umum PP GEKIRA, Nikson Silalahi, menekankan pentingnya peran kader dalam meningkatkan literasi informasi untuk menangkal disinformasi dan ujaran kebencian di masyarakat.

“Disinformasi dan fitnah masih marak. Tugas kita adalah menangkal hal tersebut dengan cara-cara yang beradab dan demokratis,” ujar Nikson.

Ia menambahkan bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto senantiasa mengutamakan kepentingan nasional melalui program strategis, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ekonomi desa.

Baca juga: 10 Parpol Gagal ke DPR Jika Ambang Batas 7 Persen Berlaku Saat Pemilu 2024

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal PP GEKIRA, Yeremias Ndoen, menegaskan bahwa meskipun pemerintah tidak antikritik, setiap perbedaan pandangan tetap harus berpijak pada fakta guna menghindari narasi yang mencederai persatuan.

"Kami hadir untuk meluruskan informasi yang keliru dan mengajak bangsa Indonesia bersatu mendukung usaha-usaha pemerintah," jelas Yeremias.

Sebagai penutup, KH Misbahul Munir Cholil dalam tausiyahnya menyebut kerukunan lintas organisasi ini sebagai simbol kebhinekaan. Menurutnya, kesejahteraan dan rasa aman adalah fondasi utama yang kini tengah diupayakan pemerintah bagi seluruh rakyat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini