News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lebaran 2026

Muhadjir Effendy: Orang-orang yang Korupsi Disebabkan oleh Kelaparan Spiritual

Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KHOTBAH IDUL FITRI - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy saat ditemui di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026). Muhadjir Effendy menyebut orang-orang yang melakukan korupsi karena sedang dalam kondisi lapar secara spiritual. Hal itu Muhadjir sampaikan dalam konteks dirinya memaknai khotbah Idulfitri 1447 Hijriah yang salah satu fokusnya berkaitan dengan ketahanan pangan.

Ringkasan Berita:

  • Muhadjir Effendy menyebut orang-orang yang melakukan korupsi karena sedang dalam kondisi lapar secara spiritual.
  • Sehingga menurutnya, perut terisi adalah yang utama sebelum lanjut dalam proses berpikir.
  • Hal itu Muhadjir sampaikan dalam konteks dirinya memaknai khotbah Idulfitri 1447 Hijriah yang salah satu fokusnya berkaitan dengan ketahanan pangan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy menyebut orang-orang yang melakukan korupsi karena sedang dalam kondisi lapar secara spiritual.

Hal itu Muhadjir sampaikan dalam konteks dirinya memaknai khotbah Idulfitri 1447 Hijriah yang salah satu fokusnya berkaitan dengan ketahanan pangan.

"Sekarang sedang didorong tentang food security, karena kita tahu bahwa persoalan yang paling utama itu adalah soal makan," ujar Muhadjir saat ditemui di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).

Sehingga menurutnya, perut terisi adalah yang utama sebelum lanjut dalam proses berpikir.

"Jadi, kenyang dulu baru berpikir. Orang kalau berpikir dalam keadaan lapar nanti yang dipikir bagaimana kenyang," tuturnya.

"Termasuk korupsi itu adalah orang-orang yang berpikir karena keadaan-keadaan lapar, lapar dalam arti spiritual," sambung dia.

Baca juga: Muhadjir: Muhammadiyah Lebaran Duluan, Bukan Soal Taat atau Tidak ke Pemerintah

Maka dari itu Muhadjir mengajak seluruh pihak untuk mendukung program-program pemerintah yang menurutnya secara serius memerhatikan masa depan bangsa.

Dalam konteks Idulfitri, itu ia kaitkan dengan 'Id' yang juga berarti kembali jadi momen refleksi.

"Jadi ini sebetulnya peristiwa tiap tahun selalu terjadi dan kesempatan kita untuk melakukan semacam recharging," ungkapnya.

"Untuk mengecas kondisi spiritual kita, mental kita, kemudian juga membuat perenungan-perenungan, kemudian bisa menatap ke depan yang lebih cerah," pungkas Muhadjir.

SALAT IDULFITRI 2026 - Suasana umat Muhammadiyah menggelar salat Idulfitri 1447 Hijriyah di halaman Kantor Pusat Dakwah Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026) (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda Prasetia)
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini