News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL, Pengamat: Taksi Mogok Bukan Penyebab Utama

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Ayu Miftakhul Husna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat transportasi, Joni Martinus, menilai, taksi mogok bukan menjadi penyebab utama kecelakaan kereta di Bekasi Timur, Jawa Barat awal pekan ini.

Sebagai informasi, Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek PLB 4B (relasi Gambir-Surabaya Pasarturi) menabrak kereta rel listrik atau KRL Commuter Line PLB 5568A (relasi Kampung Bandan-Cikarang) di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920, Senin (27/4/2026) malam, sekitar pukul 20.55 WIB.

Dalam kecelakaan ini, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menerobos masuk ke gerbong bagian belakang dan gerbong khusus perempuan di KRL.

Berdasarkan kronologi awal yang dikutip dari kemenhub.go.id, peristiwa ini bermula dari rangkaian KRL relasi Bekasi–Cikarang tertemper mobil taksi listrik yang hendak melintas tetapi tiba-tiba mogok di perlintasan sebidang JPL 85. 

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

Dampak dari tertempernya KRL PLB 5181 ini, petugas memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek tidak sempat berhenti sepenuhnya, sehingga terlibat insiden dengan KRL Commuter Line PLB 5568 yang sedang berhenti.

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol dr. Martinus Ginting mengungkap, total ada 15 orang yang meninggal dunia dalam insiden ini.

“Iya, ada 15 (korban) meninggal dunia,” ungkap Martinus saat memberikan keterangan di RS Polri Kramat Jati, Selasa (28/4/2026) sore.

Selain korban jiwa, tercatat 84 orang lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan kereta ini membuat mobil taksi listrik yang menemper KRL Bekasi–Cikarang dan belakangan diketahui milik Green SM Indonesia itu menjadi sorotan.

Baca juga: Pool Taksi Green SM di Bekasi Kena Sidak Kemenhub, Kelengkapan Administrasi Diperiksa

Bahkan, muncul dugaan bahwa mogoknya taksi tersebut merupakan penyebab utama dari peristiwa tragis ini. Lantas, apa kata pengamat?

Bukan Penyebab Utama

Joni Martinus yang pernah menjabat sebagai VP Corporate Secretary KAI Commuter itu menilai, mobil taksi mogok di perlintasan hanya bagian dari rangkaian peristiwa kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

Kata Joni, mobil taksi yang mogok bukan penyebab utama.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini