News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kemenkes Selidiki Proses Skrining Kesehatan dalam Kasus Dokter Internship di Jambi

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KELEBIHAN BEBAN KERJA - dr. Myta Aprilia Azmy dikabarkan meninggal dunia. Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya (Unsri) itu merupakan dokter internship di salah satu rumah sakit daerah di Provinsi Jambi.

Ringkasan Berita:

  • Kementerian Kesehatan RI menyelidiki proses skrining kesehatan dalam kasus kematiannya dokter magang Myta Aprilia Azmy di Jambi.
  • Investigasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup audit rekam medis dan penelusuran medical check-up, dengan hasil resmi masih ditunggu.
  • Kasus ini memicu kritik publik karena yang dinilai bukan hanya masalah kondisi individu, tetapi juga terkait sistem kerja dan perlindungan dokter magang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menelusuri proses skrining kesehatan (medical check-up/MCU) dalam kasus meninggalnya dokter internship di Jambi yang kini menjadi sorotan publik.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa investigasi dilakukan secara menyeluruh. 

Karena itu masyarakat diharapkan menunggu hasil resmi sebelum menarik kesimpulan.

Dikutip dari Tribun Jambi, Dokter Myta Aprilia Azmy meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026) karena yang bersangkutan diduga tetap bekerja  di RSUD KH Daud Arif Jambi meski dalam kondisi sakit.

“Kemenkes tidak akan berspekulasi dan menunggu hasil investigasi secara menyeluruh terkait faktor penyebab dan solusinya,” kata Aji saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (4/5).

Aji menyampaikan bahwa investigasi mencakup berbagai aspek, termasuk audit rekam medis serta penelusuran proses medical check-up yang telah dijalani peserta internsip.

“Skrining dokter internsip memang menjadi concern Kemenkes,” ujarnya.

Ia menambahkan informasi awal terkait kondisi kesehatan almarhumah, termasuk dugaan adanya penyakit penyerta, juga akan diverifikasi lebih lanjut.

Jika ditemukan ketidaksesuaian standar atau kelalaian, Kemenkes disebut akan mengambil langkah tegas, termasuk evaluasi terhadap wahana internsip maupun fasilitas kesehatan terkait.

Sebelumnya, beredar potongan percakapan yang dikaitkan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di aplikasi WhatsApp yang menyoroti aspek skrining kesehatan (MCU). 

Dalam percakapan tersebut disebutkan bahwa yang bersangkutan diduga tidak seharusnya lolos seleksi karena adanya kondisi kesehatan yang tidak terdeteksi atau tidak dilaporkan
sebelumnya.

Hal itu kemudian memicu kritik publik yang menilai bahwa persoalan hanya menitikberatkan pada kondisi individu, padahal sistem kerja serta perlindungan bagi dokter internship di lapangan adalah masalah yang lebih besar.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini