TRIBUNNEWS.COM - Karbohidrat sering dianggap sebagai penyebab kenaikan berat badan.
Sehingga banyak orang sering memilih untuk menguranginya saat menjalani program diet.
Padahal, tubuh tetap membutuhkan asupan karbohidrat sebagai sumber energi utama untuk beraktivitas sehari-hari.
Sebenarnya bukan menghindari karbohidrat sepenuhnya, melainkan memilih sumber karbohidrat alami yang lebih sehat, kaya serat, dan mengenyangkan lebih lama.
Selain membantu menjaga berat badan, karbohidrat alami juga dapat mendukung pola makan yang lebih seimbang.
Dikutip dari inbodyusa.com, berikut Tribunnews rangkum makanan alternatif pengganti karbohidrat untuk diet.
Baca juga: 9 Manfaat Brown Rice untuk Kesehatan, Apa Bedanya dengan Nasi Putih dan Beras Merah?
Makanan Alternatif Pengganti Karbohidrat Cocok untuk Diet:
- Oat
Karbohidrat kompleks kaya serat yang baik untuk kesehatan jantung dan pencernaan.
Makanan ini sangat praktis dikonsumsi sebagai oatmeal atau campuran smoothie. - Rasberi
Tinggi serat sehingga membantu menjaga kadar gula darah stabil dan cocok dijadikan camilan sebelum olahraga.
Makanan alternatif ini cocok menjadi camilan saat diet. - Beras Merah
Beras merah mengandung lebih banyak serat, vitamin B, dan nutrisi penting dibanding nasi putih, membuat kenyang lebih lama.
Makanan alternatif ini bisa menjadi nutrisi yang baik saat diet.
Baca juga: 10 Makanan Alternatif Berprotein Tinggi untuk yang Tidak Makan Daging Kambing dan Sapi Kurban
- Ubi Jalar
Ubi jalar menjadi makanan alternatif yang kaya vitamin A, antioksidan, dan memiliki manfaat antiinflamasi untuk tubuh.
Mengonsumsi ubi jalar juga memiliki efek yang baik terutama bagi orang yang sedang diet. - Kacang Garbanzo
Kacang Garbanzo juga bisa menjadi sumber serat dan protein nabati yang baik untuk energi dan menjaga komposisi tubuh.
Kacang-kacangan juga merupakan sumber protein nabati yang baik, yang menambah manfaat lain jika Anda mencoba memperbaiki komposisi tubuh Anda. - Quinoa
Quinoa merupakan biji-bijian tinggi serat dan protein yang cocok sebagai pengganti karbohidrat olahan seperti pasta.
Quinoa ini biasanya digunakan sebagai dasar hidangan makanan yang kaya nutrisi. - Roti Gandum
Roti ini lebih lama dicerna tubuh dibanding roti putih sehingga membantu menjaga energi lebih stabil.
Roti ini bisa menjadi alternatif makanan yang mengenyangkan karena memiliki waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.
Baca juga: Jangan Diet karena FOMO! Ahli Ungkap Bahaya Skip Karbo, Protein, atau Lemak
Tips Mengonsumsi Karbohidrat saat Diet
Saat menjalani diet, penting untuk tetap memperhatikan porsi makan dan cara pengolahan makanan.
Pilih metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, atau memanggang.
Selain itu, imbangi konsumsi karbohidrat dengan protein, sayur, buah, dan olahraga rutin agar hasil diet lebih optimal.
Memilih karbohidrat alami yang tepat dapat membantu menjaga energi tubuh tetap stabil tanpa harus takut berat badan naik berlebihan.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
Baca tanpa iklan