News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Profil STT Global Glow Indonesia, Beri Beasiswa S2 untuk Ferdy Sambo, Ditjen Pas: Program Kerja Sama

Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ringkasan Berita:

  • Beredar di media sosial, Ferdy Sambo mengikuti program S2 STT Global Glow Indonesia.
  • Ditjen Pas mengonfirmasi hal tersebut, mengatakan Ferdy Sambo menerima beasiswa S2 dari STT Global Glow Indonesia.
  • Program beasiswa itu merupakan kerja sama Lapas Kelas IIA Cibinong dengan STT Global Glow Indonesia.

TRIBUNNEWS.com - Mantan Kadiv Propam Polri yang juga terdakwa pembunuhan terhadap anak buahnya Brigadir J atau Nofriansyah Joshua Hutabarat, Ferdy Sambo, dikabarkan meraih gelar Magister (S2) dari Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia (STTGGI).

Hal ini telah dikonfirmasi oleh Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pas, Rika Aprianti.

Rika membenarkan Sambo memang mengikuti perkuliahan S2 di STTGGI yang digelar secara daring.

Sebagai informasi, Sambo saat ini tengah menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rika menjelaskan, Sambo mengikuti kuliah S2 lewat beasiswa dari STTGGI yang merupakan kerja sama antara pihak kampus dengan Lapas Kelas IIA Cibinong.

"Lapas Cibinong telah mengembangkan kerja sama dengan Sekolah Tinggi Global Glow Indonesia (STGGI) untuk pemberian program beasiswa S1 dan S2 Teologi bagi warga binaan nasrani, yang salah satu warga binaan yang berminat untuk mengikuti program tersebut adalah Ferdy Sambo," jelas Rika, Rabu (13/5/2026), dilansir Kompas.com.

Baca juga: Ferdy Sambo Dapat Gelar S2, Ditjen PAS Pastikan Sambo Ikuti Kuliah Online, Ini Penjelasannya

Tak hanya Sambo, warga binaan lain juga ada yang melanjutkan pendidikan formal mereka lewat paket A, B, hingga C.

Rika menjelaskan, setidaknya ada 88 warga binaan yang melanjutkan pendidikannya, bahkan sampai ke perguruan tinggi, sejak 2024.

Hal ini, ujarnya, merupakan hak dasar warga binaan yang tercantum dalam Pasal 9 Huruf C UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

"Di Lapas Cibinong semua warga binaan diberi kesempatan yang sama untuk dapat melanjutkan pendidikan formal, seperti yang saat ini terus berjalan yaitu pendidikan kejar paket A, B, dan C yang telah diikuti oleh 88 warga binaan sejak tahun 2024, sampai dengan perguruan tinggi," urai Rika kepada Tribunnews.com, Kamis (15/5/2026).

"Program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat," lanjutnya.

Ia pun mencontohkan salah satunya seperti Lapas Pemuda Tangerang yang juga sudah menerapkan hal serupa.

Sejak 2019 hingga saaat ini, Lapas Pemuda Tangerang menyelenggarakan perkuliahan bagi warga binaan dengan nama kampus kehidupan bekerja sama dengan beberapa universitas.

"Bahkan Lapas Pemuda Tangerang telah menghasilkan puluhan sarjana-sarjana dari dalam lapas," ungkapnya.

Diketahui, kabar Sambo tercatat sebagai mahasiswa S2 STTGGI beredar di media sosial.

Dalam unggahan di media sosial, tampak Sambo dan beberapa warga binaan mengenakan baju hijau bersama beberapa petugas dan sejumlah orang berpakaian rapi.

Lalu, terdapat foto yang bertuliskan jurnal locus yang ditulis oleh Sambo berjudul "Pengaruh Entrepreneur Kristen Sebagai Upaya Pencegahan Fraud Risk Management".

Profil STTGGI

Dikutip dari Data Referensi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia (STTGGI) beralamat di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menurut Surat Keputusan (SK) pendiriannya bernomor DJ.III/Kep/HK.00.5/217/2014, STTGGI didirikan pada 25 Juli 2014.

Dilansir laman resminya, STTGGI memiliki visi, misi, dan tujuan sebagai berikut:

Visi

Menjadi Perguruan Tinggi Teologi Injili, Pentakostal dan Kharismatis yang unggul, bermartabat, mandiri, dan berstandar global untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia dan dunia melalui ilmu pengetahuan.

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan Teologi berstandar global di setiap program studi.
  • Melatih kecakapan sebagai pelayan Tuhan sesuai dengan tritugas panggilan gereja dengan karunia Roh Kudus bagi pengabdian kepada gereja, masyarakat dan bangsa secara inklusif.
  • Mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat teologi integratif, pengembangan teologi dan penerapannya di segala bidang (holistik).

Tujuan

Terwujudnya sumber daya manusia Kristen yang berkarakter terpuji dan bermentalitas teologi serta berilmu teologi yang Injili, Pantekostal dan Kharismatik sehingga dapat berperan sebagai perintis gereja, pengkhotbah, penginjil, pengajar dan pemimpin.

STTGGI setidaknya memiliki dua program studi (prodi) untuk S1 dan S2, yaitu S1 dan S2 Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (PAK).

Untuk S3, STTGGI hanya memiliki satu prodi, yaitu S3 Teologi.

Berikut ini susunan pengurus di STTGGI:

  • Ketua LPGGI: Dr. Gilbert Lumoindong
  • Ketua STTGGI: Dr. Saur Hasugian, MTh, DD.
  • Wakil Ketua 1 Bidang Akademik: Dr. Herbie Pelealu, MTh
  • Wakil Ketua 2 Bidang Administrasi dan Keuangan: Dr. Debby S. Tendean, SE, MTh
  • Wakil Ketua 3 Bidang Kemahasiswaan: Dr. Herry Budi Yosef
  • Direktur Pascasarjana: Dr. Endang Pasaribu, MTh
  • Ketua Lembaga Penjamin Mutu Internal: Dr. Indra Sigarlaki, ST, MTh
  • Direktur Lembaga Penelitin dan Pengabdian Masyarakat: Dr. Fetrie Jiss Maramis, MPd, MTh
  • Kaprodi S1 Teologi: Dr. Dicky Kansil, MTh, MPd
  • Kaprodi S1 PAK: Dr. Merri Situmorang, MPd
  • Kaprodi S2 Teologi: Dr. Nixon Manalu, MTh
  • Kaprodi S2 PAK: Dr. Elizama Gulo, MTh
  • Kaprodi S3 Teologi: Dr. Guntur Silaban, MTh

Sebagai informasi, STTGGI juga bekerja sama dengan Zion Christian University di Amerika, lwat program Double Degree,

Serta, Bethlehem Bible College di Palestina untuk memperdalam Alkitab dan arkeologi.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Abdi Ryanda, Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini