News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tanggal 22 Mei 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Momen Penting dan Sejarahnya

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERINGATAN 22 MEI 2026 - Tangkapan layar laman aceh.kemenag.go.id pada Kamis (21/5/2026). Tanggal 22 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Keanekaragaman Hayati Internasional dan Hari Preeklampsia Sedunia.

Ringkasan Berita:

  • Tanggal 22 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Keanekaragaman Hayati Internasional dan Hari Preeklampsia Sedunia yang membawa pesan penting tentang lingkungan dan kesehatan.
  • Hari Keanekaragaman Hayati Internasional mengajak masyarakat dunia menjaga ekosistem dan melindungi keberagaman makhluk hidup dari ancaman kerusakan lingkungan.
  • Hari Preeklampsia Sedunia bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap bahaya komplikasi kehamilan agar ibu dan bayi mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.

TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 22 Mei 2026 menjadi salah satu hari yang dipenuhi dengan berbagai peringatan internasional penting yang membawa pesan besar bagi kehidupan manusia. 

Tidak hanya sekadar menjadi penanda dalam kalender dunia, momentum ini juga mengingatkan masyarakat global tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam sekaligus meningkatkan perhatian terhadap kesehatan, khususnya kesehatan ibu hamil.

Pada tanggal ini, dunia memperingati International Day for Biological Diversity atau Hari Keanekaragaman Hayati Internasional serta World Preeclampsia Day atau Hari Preeklampsia Sedunia. 

Kedua peringatan tersebut, hadir dengan latar belakang yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu yang sangat memengaruhi kualitas hidup manusia di masa kini dan masa depan.

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional diperingati untuk mengingatkan pentingnya menjaga keberagaman makhluk hidup dan ekosistem di Bumi.

Keanekaragaman hayati bukan hanya tentang banyaknya jenis tumbuhan dan hewan, tetapi juga tentang keseimbangan kehidupan yang menopang kebutuhan manusia sehari-hari. 

Udara bersih, sumber pangan, obat-obatan, hingga kestabilan iklim sangat bergantung pada kondisi lingkungan dan keberagaman hayati yang terjaga dengan baik.

Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa berbagai kerusakan lingkungan seperti penebangan hutan, polusi, perubahan iklim, dan eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan telah mengancam banyak spesies di dunia.

Karena itu, Hari Keanekaragaman Hayati Internasional mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pelestarian alam dan menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Sementara itu, Hari Preeklampsia Sedunia hadir sebagai bentuk kampanye global untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap preeklampsia, yaitu komplikasi serius dalam kehamilan yang dapat membahayakan ibu dan bayi. 

Kondisi ini sering kali muncul setelah usia kandungan 20 minggu dan ditandai dengan tekanan darah tinggi serta gangguan pada organ tubuh tertentu.

Baca juga: 50 Ucapan Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia 2026 yang Menyentuh dan Penuh Makna

Meski dikenal dalam dunia medis, banyak masyarakat yang masih kurang memahami bahaya preeklampsia. 

Padahal, kondisi ini dapat berkembang dengan cepat dan berisiko menyebabkan komplikasi berat apabila tidak ditangani sejak dini. 

Melalui peringatan ini, berbagai organisasi kesehatan dunia berupaya memperluas edukasi mengenai tanda-tanda preeklampsia, pentingnya pemeriksaan rutin selama kehamilan, hingga perlunya perhatian terhadap kesehatan ibu setelah persalinan.

Daftar Momen Penting pada Tanggal 22 Mei 2026

1. Hari Keanekaragaman Hayati Internasional

Tanggal 22 Mei diperingati sebagai International Day for Biological Diversity atau Hari Keanekaragaman Hayati Internasional. 

Peringatan ini ditetapkan untuk mengingatkan masyarakat dunia tentang pentingnya menjaga keberagaman makhluk hidup di Bumi.

Keanekaragaman hayati mencakup seluruh bentuk kehidupan, mulai dari tumbuhan, hewan, mikroorganisme, hingga ekosistem tempat mereka hidup. 

Semua unsur tersebut saling terhubung dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.

Awalnya, peringatan ini dirayakan setiap 29 Desember. 

Namun pada tahun 2000, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan untuk memindahkan peringatannya menjadi 22 Mei, dikutip dari National Today.

Tanggal tersebut, dipilih untuk mengenang adopsi Konvensi Keanekaragaman Hayati pada Konferensi Tingkat Tinggi Bumi di Rio de Janeiro tahun 1992.

Selain alasan historis, perubahan tanggal juga dilakukan agar tidak berdekatan dengan berbagai perayaan internasional di akhir Desember.

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional menjadi pengingat bahwa kehidupan manusia sangat bergantung pada alam. 

Hutan, laut, sungai, dan berbagai ekosistem lainnya menyediakan sumber pangan, udara bersih, obat-obatan, hingga penopang ekonomi masyarakat.

Namun saat ini, keanekaragaman hayati menghadapi berbagai ancaman seperti perubahan iklim, deforestasi, polusi, hingga eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan. 

Karena itu, peringatan ini juga mendorong aksi nyata untuk melindungi lingkungan dan menjaga keberlanjutan kehidupan di masa depan.

Berbagai kegiatan biasanya dilakukan untuk memperingati hari ini, mulai dari kampanye lingkungan, penanaman pohon, edukasi tentang konservasi, hingga kegiatan sekolah yang mengajak generasi muda lebih peduli terhadap alam.

2. Hari Preeklampsia Sedunia

Selain isu lingkungan, tanggal 22 Mei juga diperingati sebagai World Preeclampsia Day atau Hari Preeklampsia Sedunia.

Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai preeklampsia, yaitu komplikasi kehamilan serius yang umumnya muncul setelah usia kandungan 20 minggu dan ditandai dengan tekanan darah tinggi serta gangguan pada organ tubuh tertentu.

Preeklampsia bukan sekadar masalah hipertensi biasa. Kondisi ini dapat memengaruhi ginjal, hati, otak, pembuluh darah, hingga plasenta. 

Jika tidak ditangani dengan cepat, preeklampsia bisa membahayakan keselamatan ibu maupun bayi.

Hari Preeklampsia Sedunia pertama kali diperingati pada 22 Mei 2017, dikutip dari Days of The Year.

Peringatan ini digagas oleh Yayasan Preeklampsia bersama sejumlah organisasi kesehatan ibu dan komunitas medis internasional.

Tujuan utamanya adalah memperluas pemahaman publik tentang tanda-tanda bahaya preeklampsia sehingga lebih banyak ibu hamil mendapatkan penanganan sejak dini.

Selama bertahun-tahun, banyak masyarakat yang hanya menganggap risiko terbesar kehamilan terjadi saat proses persalinan. 

Padahal, komplikasi seperti preeklampsia dapat berkembang secara diam-diam selama masa kehamilan bahkan setelah melahirkan.

Karena itu, kampanye Hari Preeklampsia Sedunia terus menekankan pentingnya pemeriksaan rutin selama kehamilan, pemantauan tekanan darah, dan kewaspadaan terhadap gejala tertentu seperti sakit kepala berat, pembengkakan berlebihan, nyeri ulu hati, serta gangguan penglihatan.

Peringatan ini juga membuka ruang diskusi mengenai gangguan hipertensi lain selama kehamilan, termasuk hipertensi gestasional dan sindrom HELLP yang sama-sama berisiko tinggi bagi ibu hamil.

Seiring meningkatnya partisipasi global, Hari Preeklampsia Sedunia kini tidak hanya melibatkan tenaga kesehatan dan peneliti, tetapi juga keluarga pasien, penyintas, hingga komunitas masyarakat umum. 

Kampanye edukasi dilakukan melalui seminar kesehatan, media sosial, hingga kegiatan komunitas yang bertujuan membangun kewaspadaan bersama.

Salah satu pesan penting dari peringatan ini adalah bahwa risiko preeklampsia tidak selalu langsung hilang setelah persalinan. 

Tekanan darah tinggi dan komplikasi lain masih dapat terjadi pada masa pascapersalinan, sehingga ibu tetap membutuhkan pemantauan kesehatan.

Selain itu, perempuan yang pernah mengalami preeklampsia diketahui memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan gangguan metabolik di kemudian hari. 

Oleh sebab itu, perawatan jangka panjang dan pola hidup sehat menjadi bagian penting dari pemulihan.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait Hari Keanekaragaman Hayati Internasional

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini