News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cara Mengolah Daging Kerbau agar Empuk dan Tidak Bau

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Ayu Miftakhul Husna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HEWAN KURBAN - Petugas memotong daging hewan kurban di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (27/5/2026). Daging kerbau disebut bisa menjadi alternatif sumber protein hewani yang lezat, sehat, dan lebih ekonomis dibanding daging sapi. Guru Besar IPB menjelaskan daging kerbau dapat diolah menjadi empuk jika menggunakan teknik memasak yang tepat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Ringkasan Berita:

  • Guru Besar IPB, Prof. Irma Isnafia Arief menjelaskan bahwa daging kerbau dapat diolah menjadi empuk jika menggunakan teknik memasak yang tepat.
  • Penggunaan daun pepaya, nanas, serta metode slow cooking dinilai efektif membantu melunakkan tekstur daging kerbau.
  • Daging kerbau disebut bisa menjadi alternatif sumber protein hewani yang lezat, sehat, dan lebih ekonomis dibanding daging sapi.

 

TRIBUNNEWS.COM - Daging kerbau masih menjadi pilihan masyarakat sebagai hewan kurban di sejumlah daerah di Indonesia.

Selain harganya relatif lebih terjangkau dibandingkan daging sapi, daging kerbau juga dikenal memiliki kandungan protein yang baik.

Meski demikian, banyak masyarakat menganggap daging kerbau lebih keras dan sulit diolah.

Padahal, dengan teknik yang tepat, daging kerbau dapat diolah menjadi hidangan yang empuk dan lezat.

Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof. Irma Isnafia Arief, menjelaskan daging kerbau memang memiliki tekstur yang lebih keras dibandingkan daging sapi sehingga membutuhkan perlakuan khusus saat diolah.

"Daging kerbau memiliki tekstur lebih keras dibandingkan daging sapi, sehingga memerlukan perlakuan khusus agar hasilnya empuk dan enak disantap," ujarnya, dikutip dari laman resmi ipb.ac.id, Jumat (29/5/2026).

Menurut Prof. Irma, salah satu langkah penting dalam mengolah daging kerbau adalah memotong daging melintang serat.

Teknik ini dinilai dapat membantu proses pemasakan sekaligus membuat tekstur daging lebih lembut saat dikonsumsi.

Gunakan Bahan Alami untuk Melunakkan Daging

Selain teknik pemotongan, penggunaan bahan alami juga dapat membantu melunakkan daging.

Prof. Irma menyarankan masyarakat memanfaatkan daun pepaya dan nanas karena keduanya mengandung enzim yang efektif melembutkan serat daging.

Baca juga: Ramai Daging Kurban Dijual di Media Sosial, Ini Kata Wakil Ketua MUI Jombang

"Cukup bungkus daging dalam daun pepaya selama 10 menit atau aduk dengan irisan nanas selama 5–10 menit. Tapi jangan terlalu lama, agar daging tidak hancur," jelasnya.

Ia juga menyarankan perendaman daging menggunakan bumbu seperti jahe, serai, daun jeruk, dan air jeruk nipis.

Selain membantu mengurangi aroma khas daging kerbau, cara ini juga dapat meningkatkan cita rasa masakan.

Hindari Memasak dengan Api Besar

Prof. Irma menilai masih banyak masyarakat yang keliru saat memasak daging kerbau, salah satunya menggunakan api besar.

Menurutnya, teknik tersebut justru membuat daging menjadi cepat kering dan keras.

"Ini justru membuat daging cepat kering dan keras," katanya.

Karena itu, ia merekomendasikan metode memasak perlahan atau slow cooking menggunakan api kecil maupun panci presto agar tekstur daging menjadi lebih empuk.

Baca juga: Cara Membedakan Daging Sapi dan Kambing dengan Mudah, Ini Ciri-Cirinya

Teknik sederhana seperti memukul daging sebelum dimasak juga dinilai efektif membantu memperbaiki tekstur daging.

Lebih lanjut, Prof. Irma mengatakan popularitas daging kerbau masih kalah dibandingkan daging sapi karena banyak masyarakat belum memahami cara pengolahannya.

Selain itu, rasa khas daging kerbau serta distribusinya yang belum merata juga memengaruhi minat konsumsi masyarakat.

"Jika tahu cara mengolahnya, daging kerbau bisa jadi alternatif sumber protein hewani yang lezat, sehat, dan ekonomis," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Latifah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini