TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Grab Indonesia menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mendukung lima startup yang bergerak di bidang ekonomi sirkular dan energi terbarukan melalui program akselerasi Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8.
Dalam ajang “GVV Batch 8 Showcase” yang digelar di Tech in Asia Conference Jakarta, kelima startup terpilih mendapat kesempatan memamerkan solusi mereka dan melakukan pitching di hadapan investor, jajaran eksekutif Grab, serta pakar industri.
Mengusung tema Driving a Sustainable Future: Helping MSMEs to Adopt Greener Operations, GVV Batch 8 berfokus pada percepatan pertumbuhan startup post-seed—yakni perusahaan rintisan yang telah memiliki produk operasional dan siap ekspansi.
“Selama delapan tahun, GVV menjadi wujud komitmen jangka panjang Grab dalam membangun ekosistem startup yang kompetitif dan bertanggung jawab. Kami harap lima startup ini mampu memperkuat fondasi bisnis mereka dan membawa dampak nyata bagi lingkungan,” ujar Rivana Mezaya, Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia.
Baca juga: Kemajuan Energi Terbarukan Tiongkok Tinggalkan Jejak Ekologis di Tibet
Lima startup yang terpilih adalah:
- Casion: memperkuat infrastruktur dan layanan kendaraan listrik
- Jejakin: platform pemantauan jejak karbon untuk pelaku usaha
- Liberty Society: solusi upcycling yang juga memberdayakan perempuan
- Rekosistem: pengelolaan dan daur ulang sampah dengan rantai pasok yang dapat ditelusuri
- Sirsak: solusi Extended Producer Responsibility (EPR) untuk sampah kemasan dan akses energi surya bagi UMKM
Selama empat bulan, para peserta menjalani program strategis yang mencakup pendampingan intensif dari eksekutif dan pakar industri, penguatan product–market fit, serta kesiapan pendanaan.
Mereka juga mendapat akses piloting langsung ke dalam ekosistem Grab, termasuk jutaan pengguna, mitra pengemudi, dan merchant.
GVV Batch 8 turut didukung oleh Superbank dan Genesis Alternative Ventures untuk memperkuat mentorship dan membuka peluang kemitraan strategis.
Sejak diluncurkan pada 2018, 85 persen dari 40 startup alumni GVV berhasil membangun bisnis berkelanjutan dan terus bertumbuh—melampaui rata-rata global.
Baca tanpa iklan