News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menko Perekonomian: Esemka Belum Siap Jadi Mobnas

Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pekerja memperbaiki mobil pelanggan di bengkel body repair Kiat Motor jalan Yogya-Solo, Kecamatan Ngaran, Kabupaten Klaten, Jumat (16/1/2015). Kiat motor merupakan salah satu bengkel yang membuat body karya anak SMK yakni Esemka dimana sempat dipopulerkan oleh Presiden Jokowi saat menjabat menjadi Walikota Solo. TRIBUN JATENG / WAHYU SULISTIYAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Presiden Joko Widodo meminta mobil Esemka sebelum diproduksi secara komersial agar membidik segmen khusus, seperti menjadi kendaraan angkutan perdesaan, pertanian, atau perkebunan.

"Esemka diminta mencari segmen khusus, jangan berhadapan langsung dengan raksasa otomotif yang sudah besar," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil setelah rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (25/2/2015) malam.

Ia mengatakan, jika Esemka memilih seperti Malaysia dalam mengembangkan mobil nasionalnya yang ingin men-challenge untuk berhadapan langsung dengan raksasa otomotif besar, hal itu akan sulit bagi Indonesia.

Sebab, Indonesia sudah termasuk terlambat dalam mengembangkan proyek mobil nasional (mobnas). "Seperti Korea saja mengembangkan mobil nasional sejak tahun 1970-an, Malaysia 1980-an, dan di-support habis-habisan," katanya.

Namun, ia menegaskan, pemerintah mendorong inisiatif pihak mana pun untuk mengembangkan proyek mobil nasional. (Baca: Bukan Mobnas, Pemerintah Siapkan Esemka Garap Truk dan Pikap Dalam Negeri)

Esemka, kata Sofyan, pada dasarnya sudah menjadi salah satu kebanggaan masyarakat di Tanah Air karena diproduksi oleh putra-putri bangsa dari SMK-SMK yang bahkan berpotensi menghasilkan pendapatan untuk mereka.

"Kami tanya, berapa skala ekonominya, ternyata dengan produksi 300-400 unit tiap bulan saja sudah bisa 'making money' karena tidak mungkin menyaingi industri otomotif yang sudah meraksasa," katanya.

Namun, tantangan ke depan, kata dia, banyak meskipun pada intinya masyarakat harus tetap bisa mengapresiasi karya anak bangsa yang diharapkan bisa menjadi cikal bakal mobil nasional.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini