News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pelumas yang Encer Lebih Cocok untuk Mesin Otomotif Modern

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyerahan plakat kepada Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian RI, I Gusti Putu Suryawirawan dari Plt Direktur Utama PT Pertamina Lubricants atas pemberian Key Note Speech dalam Engine Oil Seminar 2017.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada mesin-mesinĀ  terbaru yang telah mengusung teknologi mutakhir membutuhkan pelumas dengan tingkat viskositas rendah.

Hal ini berhubungan dengan spesifikasi komponen bergerak di dalam mesin. Oli encer lebih cocok untuk mesin modern.

"Mesin kini cenderung dibuat dengan mempertimbangkan efisiensi ruang mesin. Celah antar komponen di dalam mesin dibuat seefisien mungkin sehingga membuat mesin lebih kompak dimensinya," ujar Dr Kedar Shresta, AEO Technical Liaison Manager, Technology Center, Chevron Japan, dalam JAMA Engine Oil Seminar 2017 yang digelar Pertamina Lubricants.

"Dengan kondisi demikian maka dibutuhkan pelumas yang mampu meresap ke setiap sela mesin dengan cepat dan menyeluruh," imbuhnya.

Kedar menambahkan performa yang tinggi akan membuat putaran mesin lebih tinggi, hal ini membutuhkan kinerja oli yang mampu melumasi seluruh bagian mesin dengan cepat pula.

Pelumas dengan viskositas rendah adalah jawaban yang tepat untuk kondisi mesin seperti itu.

"Dengan putaran mesin yang lebih cepat maka akan tercipta gesekan yang lebih tinggi. Suhu mesin menjadi lebih tinggi karena kondisi tersebut, maka itu pelumas dengan viskositas rendah sangat direkomendasikan," tambah Kedar.

Kedar menginformasikan, harus diingat juga bahwa sifat oli yang lengket tetap wajib dimiliki oleh pelumas dengan viskositas rendah, maksudnya adalah meski encer, aliran oli tidak pernah putus untuk terus menjangkau seluruh komponen didalam mesin.

"Kelebihan lain dari pelumas dengan viskositas rendah adalah mengurangi beban putaran mesin, hal ini berdampak pada penggunaan bahan bakar yang menjadi semakin irit," kata Kedar.

Penulis: Akbar Keimas

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini