News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rp 7,5 Triliun Investasi Mitsubishi Bukti Indonesia Jadi Basis Produk Global Pabrikan Jepang

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengunjungi pabrik Mitsubishi Motors usai meresmikan pabrik tersebut di Cikarang, Bekasi, Jaw Barat, Selasa (25/4/2017). Pabrik ini mulai produksi pada April 2017 dan memiliki luas 30ha yang mampu memproduksi sebanyak 160.000 unit ahun. TRIBUNNEWS/BIRO PERS/LAILY RACHEV

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong industri otomotif Tanah Air lebih dikembangkan lagi. Sektor ini memberi kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 10,47 persen.

"Hal ini tentunya mengisyaratkan bahwa Indonesia adalah tujuan investasi yang tepat bagi sektor otomotif, dan menjadi momentum yang tepat untuk mendorong pengembangan sektor industri otomotif lebih maju lagi," kata Menteri Airlanga saat ditemui di acara pembukaan pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Kawasan Industri GIIC Deltamas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017).

Guna peningkatan produksi di sektor otomotif, Menteri Perindustrian mendukung langkah perusahaan otomotif yang membuka pabrik perakitan di Indonesia seperti yang dilakukan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).

PT MMKI resmi membuka pabriknya, Selasa (25/4/2017). Peresmian dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, serta kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Pembangunan pabrik baru PT MMKl merupakan salah satu bukti komitmen Mitsubishi Motors Corporation dan mitra usahanya menjadikan lndonesia sebagai salah satu basis produksi Mitsubishi di dunia saat ini," papar Menteri Airlangga.

Pabrik ini menelan investasi Rp 7,5 triliun dengan kapasitas produksi mobil sebanyak 160 ribu unit per tahun dan menyerap tenaga kerja 3.000 orang. Diharapkan, pabrik MMKI dapat meningkatkan kontribusi bagi perekonomian nasional.

"Pabrik al ini akan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi pertumbuhan industri otomotif di lndonesia sekaligus memberikan kontribusi yang cukup berarti bagi perekonomian nasional," kata Airlangga Hartarto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini