Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) roda empat pada 2035 mencapai 1 juta unit.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Kemenperin memproyeksikan pada 2035 ekosistem KBLBB roda empat dapat mencapai 1 juta unit.
"Sementara itu, untuk ekosistem KBLBB roda dua kami proyeksikan pada 2035 mendatang akan mencapai 3,22 juta unit," kata Agus dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (2/2/2022).
Baca juga: Kemenperin: Penjualan Kendaraan Roda Empat Periode Maret-Desember 2021 Tumbuh 113 Persen
Proyeksi ini, lanjut Agus, didukung adanya 1 perusahaan mobil listrik yang mampu memproduksi KBLBB mencapai 1.000 unit per tahun.
"Kemudian sudah ada 22 perusahaan sepeda motor listrik yang mampu memproduksi sebanyak 1,04 juta unit per tahun," ujar Agus.
Agus juga menjelaskan, untuk menciptakan ekosistem KBLBB ini perlu melibatkan pemangku kepentingan mulai dari produsen, pembuatan baterai, konsumen dan juga infrastruktur seperti charging station.
"Selain itu, dengan terciptanya ekosistem KBLBB pada 2035 ini kita mampu menekan emisi kendaraan sebesar 4,6 juta ton pada kendaraan roda empat dan 1,4 juta ton untuk roda dua," ucap Agus.
Baca juga: Pabrik Otomotif RI Siap Ekspor Produk ke Australia, Menperin: Ini Sejarah
Selain itu Kemenperin juga akan meningkatkan ekosistem KBLBB pada transportasi publik di sektor darat dengan menggandeng 3 perusahaan bus listrik yang mampu memproduksi kendaraan 1.680 unit per tahun.
Kemenperin juga memaparkan saat ini dukungan infrastruktur kendaraan listrik yaitu SPKLU pada 2021 sudah terdapat 572 unit kemudian pada 2025 diproyeksikan mencapai 6.318 unit, dan pada 2030 akan tersedia 31.859 unit SPKLU.
Baca tanpa iklan