Bukan hanya itu saja, latihan resistensi atau gerakan yang meningkatkan kekuatan otot juga dapat menurunkan LDL.
Bahkan meskipun latihan resistensi dilakukan dengan intensitas sedang, kadar kolesterol jahat tetap bisa turun.
4. Konsumsi makanan dengan lemak tak jenuh ganda, terutama omega-3
Lemak tak jenuh ganda mengurangi kolesterol LDL (jahat) dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Baca Juga: Penting Dilakukan, Cek Selalu Kadar Asam Urat dalam Tubuh, Ini Batasnya
Lemak tak jenuh ganda juga dapat mengurangi risiko sindrom metabolik dan diabetes tipe 2.
Pasalnya asam lemak omega-3 yang merupakan jenis dari lemak tak jenuh ganda sangat menyehatkan jantung.
Asam lemak omega-3 ini biasa ditemukan dalam ikan berlemak seperti:
- Tuna laut dalam seperti sirip biru atau albacore
- Ikan haring
- Ikan kembung
- Ikan salmon
5. Konsumsi makanan dengan lemak tak jenuh tunggal
Pola makan tinggi lemak tak jenuh tunggal, seperti diet Mediterania, membantu mengurangi kadar LDL yang berbahaya dan meningkatkan kadar HDL yang sehat.
Lemak tak jenuh tunggal juga dapat mengurangi oksidasi kolesterol.
Kolesterol yang teroksidasi dapat bereaksi dengan radikal bebas dan berkontribusi pada penyumbatan arteri, hal ini dapat menyebabkan aterosklerosis atau penyakit jantung.
Baca tanpa iklan