News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Misbakhun: Jangan Sampai Jokowi Seperti SBY

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mokhammad Misbakhun, Inisiator Angket Bank Century, yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif DPR RI dari Partai Golkar datang memenuhi undangan Awak Tribun dalam acara Dialog Mingguan Bersama Tribun , Rabu (11/12/2013) di Kantor Tribun Jakarta. (TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Politisi partai Golkar, Muhammad Misbakhun mengingatkan masyarakat jangan hanya terpana dengan popularitas Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Ia menyebutkan fenomena Jokowi saat ini yang begitu populer, sama seperti Susilo Bambang Yudoyono (SBY) menjelang pemilihan umum tahun 2004.

Mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan euforia masyarakat terhadap Jokowi sekarang tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi dengan SBY menjelang pemilu 2009 lalu.

"Kita harus belajar dari fenomena SBY. SBY ini lahir seperti drama, membangun pencitraan yang luar biasa," katanya saat acara diskusi di restoran 'Tea Addict', Jakarta, Selasa(4/2/2014).

Namun demikian SBY ternyata tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah bangsa. Misbakhun menyebutkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir hutang luar negri Indonesia semakin bertambah, bahkan penegak hukum kini banyak disasar operasi pemberantasan korupsi.

"Bertambahnya utang tidak membuat bangsa ini terangkat derajatnya. APBN (Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara) dipakai untuk menutup hutang lama," ujarnya.

Oleh karena itu kata Misbakhun, Indonesia membutuhkan presiden yang bisa membangun sistem untuk menyelesaikan permasalahan bangsa.

Pemimpin tersebut bukan sekedar tokoh yang bisa terus membuat maasyarakat tertawa, tanpa memperhatikan substansi permasalahan bangsa.

"Apa yang perlu diterapkan, agar tidak seperti SBY ? (Jokowi harus) membuat team work yang kuat," tuturnya.

Misbakhun menyebutkan Jokowi harus punya tim yang kuat, yang akan mengingatkannya jika keputusannya salah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini