News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2014

Perludem Akui Pemilu Kali Ini Lebih Baik

Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

COBLOS SURAT SUARA - Seorang suami sedang membantu istrinya yang mengalami kesulitan mencolos surat suara calon legistaif di pemilu legistatif di TPS 65, Pluit, Jakarta Utara, Rabu (9/4/2014) Pemilhan Umum untuk memilih Calon Anggota DPR Pusat, DPRD Tingkat I, DPRD Tingkat II dan Dewan Perwakilan Daerah serentak dilakukan di seluruh Indonesia. (Warta Kota/henry lopulalan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, menilai penyelenggaraan pemilihan legislatif kemarin sudah jauh lebih baik ketimbang pemilihan pada 2009 lalu.

Dalam konfrensi persnya di Bakoel Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014), Titi mengatakan ada sejumlah hal yang tidak terjadi di pemilihan 2009 yang terjadi di pemilu kali ini. Salah satunya upaya penyelenggara untuk memfasilitasi pemilih yang tidak terdaftar.

Kata dia, pemilih yang tidak terdaftar bisa mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat. Hal itu setidaknya menunjukan niat penyelenggara untuk memfasilitasi hak pemilih, walau masih banyak kasus kebijakan itu tidak terlaksana.

"Anggota Perludem rata-rata kan dari daerah, ada yang mau memilih tapi di TPS disuruh mengurus ke kelurahan, ada juga yang boleh memilih tapi harus menunggu pemilih asli selesai mencoblos semua," katanya.

Soal surat suara yang tertukar, menurut Titi penyelenggara pemilu juga sudah menuynjukan respon yang cepat. Walau pun kasusnya hingga kini belum terungkap, namun tampak ada usaha untuk menyelesaikan masalah.

"Sekarang KPU bertindak cepat, mengakui kalau ada masalah," ujarnya. "Itu indikator penyelenggaraan telah berlangsung dengan baik, tanpa melupakan catatan-catatan bahwa masalah juga masih ada di pemilu kemarin," tambahnya.

Menurutnya, untuk membuat pemilu semakin sempurna ke depan, salah satu yang harus dibenahi adalah profesionalisme petugas penyelenggara. Ia juga menyebut kasus ini tidak tidak hanya salah panitia pengawas pemilu, melainkan seluruh panitia penyelenggara.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini