News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2014

Pengamat: Capres Berbobot Bisa Naikkan 'Harga' Demokrat

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CAMPAIGN TOUR - Berbagai atraksi dan pertunjukan disuguhkan pada kampanye hari terakhir Partai Demokrat yang berlangsung di GOR Delta Sidoarjo, Sabtu (5/4/2014). pada kesempatan itu Ketua Umum Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono menyampaikan agenda 11 sasaran Khusus Partai Demokrat dan SBY menyayangkan adanya brosur ajakan mencoblos bergambar dirinya tapi di plesetkan dengan angka lain (bukan Nomor 7). SURYA/HABIBUR ROHMAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Political Communication Institut (PolcoMM Institut), Heri Budianto, menilai Partai Demokrat akan punya posisi tawar menggagas poros koalisi baru papan tengah, kalau capres pemenang konvensi berbobot.

Karena itu, menurut pakar komunikasi politik ini, Demokrat harus segera menetapkan pemenang konvensi. Sebab, hal tersebut akan sangat memengaruhi peta koalisi.

Kata Heri, partai lain masih bersikap wait and see membangun koalisi dengan Demokrat. Pasalnya, partai lain memilih akan melihat siapa yang akan diusung Demokrat.

"Mengenai poros baru, bisa saja Demokrat gagas. Namun tentu partai lain akan melihat siapa yang akan diusung Demokrat," tutur Heri kepada Tribunnews.com, Senin (14/4/2014).

Namun, Heri sangat menyayangkan leletnya Demokrat merespon hasil quick count (QC) atau hitung cepat Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April lalu.

Mestinya, menurut Heri, Demokrat segera merespon dengan membaca arah koalisi lalu menentukan sikap.

"Jika tidak peluang yang ada kan sirna. Sebab peluang yang ada itu kecil, berbeda dengan PDIP, Golkar, dan Gerindra," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini