News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2014

Koalisi Parpol Islam Dianggap Akal-akalan Amien Rais

Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Majelis Pertimbangan Partai Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah parpol dan ormas Islam melakukan pertemuan dirumah pengusaha Hasyim Ning semalam (17/4/2014). Pertemuan ini dikuti beberapa perwakilan dari parpol dan ormas Islam.

Dari lima  Parpol Islam antara lain Ketua MPP PAN Amien Rais, Presiden PKS Anis Matta, Bendahara Umum PKB Bachruddin Nasori, Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi, dan perwakilan dari PBB. Amien Rais dalam kesempatan itu mengusulkan agar parpol-parpol islam itu membentuk Koalisi Indonesia Raya.

Menanggapi hal tersebut politisi PDI Perjuangan Fahmi Habcy menyatakan, bukan upaya menjaga kepentingan kelompok Islam, akan tettapi hanya "akal-akalan" Amien Rais dalam konteks koalisi meningkatkan posisi tawar bagi-bagi kursi menteri dalam pemerintahan mendatang.

"Umat Islam ini 85 persen pemegang saham Indonesia. Sejatinya, menyelamatkan, memperbaiki kesejahteraan Indonesia, berarti memperbaiki kesejahteraan umat Islam di Indonesia, juga umat lain. Siapa yang terlibat menyusahkan rakyat Indonesia, sejatinya menyusahkan umat Islam dan umat lain. Tanpa harus sesumbar, dalam pilpres ini diperlukan koalisi parpol Islam, untuk menjaga kepentingan umat Islam," ujar pengarang sajak "Aku Iso Opo" (18/4) pagi di Jakarta.

Alasan Amien Rais bahwa pertemuan semalam untuk membentuk koalisi dalam memperbaiki kehidupan berbangsa lebih baik, menurutnya, bagaikan peribahasa "menepuk air didulang, terpercik muka sendiri", tapi 'sah bin halal' dalam konteks memastikan bargaining jatah menteri bagi elit parpol yang hadir semalam, dalam pemerintahan kedepan.

"Jika pertemuan kemarin tujuannya menurunkan harga daging sapi melambung, menurunkan dolar dan harga bahan pokok mencekik, melindungi petani dari derasnya impor pangan, menyelamatkan TKI kita, itu akan disambut publik. Sayangnya pak Amien Rais tidak mengundang kadernya yang menjadi Menko Ekuin untuk segera memperbaiki itu semua, " pungkas Fahmi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini