News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2014

Golkar Tidak Akan Menjadi Oposisi

Penulis: Nurfahmi Budi
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Partai Golkar yang juga Capres dari Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kanan) bersama Capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan kepada wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (12/4/2014). Dalam pertemuan itu, Golkar dan PDIP berjanji untuk menjaga agar Pemilu Presiden (Pilpres) berjalan aman seperti Pemilu Legislatif (Pileg) kemarin. Warta Kota/Adhy Kelana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Golkar Indra J Piliang, mengatakan bila Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie gagal merebut kursi kepresidenan, Partai berlambang pohon beringin itu akan mendukung presiden yang terpilih.

Kepada wartawan Usai mengisi Diskusi Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia, "Koalisi Parpol atau Koalisi Rakyat, Mendorong Koalisi Platform dan Program, Bukan Hanya Kursi," di rumah makan Dapur Selera, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (20/4/2014), Indra menyebut Partai Golkar siap untuk bekerjasama dengan Partai Pemenang pemilu.

"Siapapun nanti presiden yang terpilih, Golkar tetap mendukung. Kami tidak mengenal yang namanya oposisi," katanya.

Ia menyebutkan dalam penghitungan cepat pemilu legislatif (Pileg), Partai Golkar diketahui mendapat suara terbanyak setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dengan suara mencapai sekitar 14 persen. Hal itu merupakan daya tarik tersendiri bagi pemenang pemilu, jika ternyata Golkar kalah.

Ia juga menyebutkan partainya punya pengalaman di pemerintahan, dan di parlemen. Bahkan ia percaya semua partai mengakui kemampuan kader-kader Partai Golkar untuk mensukseskan sebuah kebijakan.

"Satu kader golkar diparlemen kemampuannya dua orang dari partai lain. Kemampuan lobinya, mengawal isunya, jaringannya," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini