News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Jusuf Kalla Cawapres Idola Media Sosial

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK) berbincang dengan Ketua PBNU, Said Aqil Siradj (kiri) di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (16/4/2014). Pertemuan ini sebagai silaturahmi antara pengurus NU dengan JK sebagai salah satu penasihat. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Prapancha Research (PR) mengidentifikasi animo khalayak media sosial terhadap nama-nama kandidat cawapres dalam pemilu Presiden 2014. Hasilnya, mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) merupakan tokoh yang paling positif diperbincangkan di media sosial Twitter.

“Kandidat yang paling banyak diperbincangkan dalam topik cawapres adalah Jusuf Kalla,” kata peneliti Prapanca Research, Adi Ahdiat, Senin (21/4/2014).

Menurutnya dalam sebulan terakhir sejak 22 Maret-21 April, kicauan tentang wacana cawapres JK mencapai 20.170. Di peringkat kedua, ada Mahfud MD sebanyak 9.041 kicauan. Diikuti Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebanyak 8.132 kicauan, dan Ahok sebanyak 5.479 cuit.

Sisanya, secara berurutan ada Gita Wirjawan (5.437), Hatta Rajasa (5.521), Dahlan Iskan (5.154), dan Ryamizard Ryacudu (1.246). Adi juga mengatakan nama JK tak berhenti sebagai kandidat cawapres yang paling marak diperbincangkan.

“Kuantitas perbincangan tak langsung menentukan kualitas seorang kandidat. Untuk menentukan kualitasnya, tentu kita pun harus melihat kecenderungan tone atau sentimen pembicaraan terkait masing-masing tokoh, apakah positif, netral, atau negatif,” ujar Adi.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pantauan terhadap sentimen pembicaraan dari sebagian kicauan yang diambil secara acak sebagai sampel, nama JK kembali mencuat. Hal ini karena pembicaraan tentang JK bukan hanya frekuensinya tinggi, tetapi sentimennya juga cenderung positif.

“JK memperoleh indeks sentimen positif tertinggi. Diikuti Mahfud MD dan kemudian Ahok,” imbuh Adi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini