News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Lambat Ambil Sikap, Demokrat Bisa Jadi Penonton di Pilpres

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEROLEHAN KURSI PARPOL - Seorang wartawan memotret menggunakan ponsel daftar perolehan kursi partai politik dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dalam Pemilu 2014 di Aula Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Selasa (13/5). Dalam rapat tersebut, PDI Perjuangan berhasil memperoleh 20 kursi dari 100 kursi anggota DPRD Jabar, disusul Golkar memperoleh 17 kursi, Demokrat dan PKS masing-masing 12 kursi, Gerindra 11 kursi, PPP 9 kursi, PKB 7 kursi, Nasdem 5 kursi, PAN 4 kursi, dan Hanura 3 kursi. Sedangkan PBB dan PKPI tidak memperoleh kursi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting, Djayadi Hanan menilai partai Demokrat dalam menentukan sikap. Menurutnya, tidak ada gerakan berarti yang dilakukan oleh partai berlambang mercy tersebut.

Dirinya menyebut, jika lambat menentukan sikap untuk mempersiapkan Pilpres, Demokrat dipastikan akan menjadi penonton.

"Kalau tidak cepat-cepat Demokrat hanya menjadi penonton. Karena daya tawarnya semakin rendah," kata Djayadi dalam diskusi 'Menimbang Konvensi dan Arah Koalisi Partai Demokrat' di Galeri Cafe TIM, Jakarta Pusat, Kamis (15/5/2014).

Djayadi menuturkan, partai Demokrat berpeluang untuk menjalin koalisi dengan partai Golkar. Pasalnya, partai berlambang pohon beringin itu juga belum menentukan sikap berkoalisi dan tidak ikut dalam deklarasi koalisi yang diumumkan oleh poros PDI Perjuangan kemarin.

"Namun jika Golkar bergabung dengan PDIP, tertutup sudah peluang Demokrat membuat poros baru," tuturnya.

Djayadi mengatakan, akan lucu jika nantinya Demokrat hanya menjadi penonton dalam pertarungan Pilpres. Pasalnya Demokrat merupakan partai besar yang saat ini masih menjalankan roda pemerintahan.

"Partai Demokrat pada 10 tahun terakhir adalah partai yang menjalankan pemerintahan. Agak lucu kalau nanti cuma jadi penonton saja," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini