News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

SETARA Anggap Pernyataan Imbauan SBY Terkait TNI Picu Kepanikan

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers usai bertemu Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (13/5/2014).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua SETARA Institute Hendardi menegaskan Babinsa merupakan bagian dari anggota TNI aktif. Alhasil, Babinsa tidak dilarang memilih, tapi juga dilarang tidak netral pada pasangan capres-cawapres tertentu.

"Jika SBY tidak mengambil tindakan nyata, sebatas menghimbau yang memantik kepanikan, patut diduga pernyataan SBY hanya alibi untuk menghindari tuduhan bahwa dirinya membiarkan TNI tidak netral," kata Hendardi dalam pernyataannya, Jumat (6/6/2014).

Hendardi menegaskan cara-cara ala Orde Baru tidak boleh terulang pada masa pemilihan presiden 2014. Ia pun meminta Bawaslu untuk mengambil tindakan atas tindakan Babinsa yang diduga mengarahkan warga untuk memilih pasangan calon presiden tertentu.

"Bawaslu harus mengambil sikap dan tindakan," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini