News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Kubu Prabowo-Hatta: Pernyataan Jokowi Berbahaya Soal Laut Cina Selatan

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Presiden pasangan nomor urut dua, Joko Widodo atau sering disapa Jokowi menyampaikan visi dan misinya saat mengikuti acara Debat Capres 2014 putaran ketiga di Holiday Inn, Jakarta Utara, Minggu (22/6/2014). Pada debat kali ini mengangkat tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional. (Tribunnews/Jeprima)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Bara Hasibuan menilai jawaban calon presiden Joko Widodo yang tidak ingin Indonesia ikut campur dalam konflik Laut Cina Selatan dinilai berbahaya bagi stabilitas Indonesia ke depan.

"Soal respon Jokowi yang mengatakan Indonesia tidak punya kepentingan secara langsung, menjadi statemen berbahaya," kata Bara kepada wartawan di rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta, Senin (23/6/2014).

Menurutnya, seharusnya Indonesia perlu ikut berperan dalam menyelesaikan konflik tersebut dalam mencapai win-win solution. Terlebih, para ahli geopolitik di Amerika mengatakan soal Laut Cina dapat menjadi sumber konflik baru di Asia.

"Laut Cina Selatan itu masalah penting dan fundamental bagi negara, bukan hanya di Asia tapi seluruh negara. Jadi jangan sepelekan," ucapnya sambil menambahkan, konflik Laut Cina Selatan berpotensi atas pengklaiman wilayah Indonesia.

"Panglima Jenderal TNI Moeldoko juga pernah mengatakan, bila Laut Cina Selatan tidak ditangani dengan hati-hati bisa jadi konflik. Kita kan inggin kemanan bisa tetap utuh," tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini