News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Presiden 2014

Relawan Prabowo-Hatta Bakal Penuhi KPU Saat Pengumuman Pilpres

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KOALISI MERAH PUTIH - Calon presiden Prabowo Subianto bersama mantan istrinya Titik Soeharto (kiri) bersama wakilya Hattarajasa serta istrinya setelah menerima naskah koalisi permanen Merah Putih . Koalisi ini terdiri dari tujuh partai politik, yakni Partai Gerindra, Partai Golongan Karya, PPP, PAN, PKS, Partai Demokrat dan PBB di Tugu Proklamasi Jakarta, Pusat, Senin (14). Prabowo, berkeyakinan bahwa koalisi permanen Merah Putih akan mampu mengawal Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan pemerintahan yang efisien dan stabil. Warta Kota/henry lopulalan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah relawan dari kubu Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menggelar apel siaga dalam rangka menciptakan suasana damai jelang pengumuman Pemilihan Presiden 2014.

Apel siaga itu dihelat di Lapangan Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Kamis (17/7/2014).

Hadir dalam apel tersebut berbagai relawan dari Relawan Garda Nusantara, Gerkan Laskar Prabowo, Relawan Anak Bangsa Sejati, Gerakan Ekonomi dan Budaya Indonesia Raya, Jaringan Muda Nusantra, Relawan Sahabat Akbar Tandjung, Bakti Nusantara, Laskar Merah Putih dan lainnya.

Anggota Dewan Penasehat Prabowo-Hatta Letjen (Purn) Yunus Yosfiah menuturkan, pihaknya akan turut mendukung suasana damai saat pengumuman capres-cawapres oleh KPU.

Rencananya, ribuan relawan Prabowo-Hatta berada di KPU untuk menciptakan suasana damai. "Kita akan ikut menempatkan personel-personel di sekitar KPU. Sehingga KPU bisa bekerja dengan tenang. Tidak bekerja dalam kondisi yang terintimidasi," tuturnya.

Lebih jauh Yunus mengatakan, pihaknya juga mendorong aparatur negara khususnya aparat keamanan menjalankan tugasnya dengan baik. Dirinya berharap agar kedamaian tetap terjaga hingga nanti KPU mengumumkan pemenang Pemilu.

"Semua pihak harus menciptakan kedamaian. Jangan sampai terprovokasi," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini