News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2014

KPU Masih Yakin tak akan Ada Capres yang Ajukan Sengketa ke MK

Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto bersalaman dengan didampingi calon Wakil Presiden masing-masing, Jusuf Kala serta Hatta Rajasa, usai melakukan debat Capres di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (15/6/2014). Debat Capres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum tersebut merupakan rangkaian menuju proses Pilpres yang akan digelar 9 Juli mendatang. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Tribunnews.com, Jakarta - Jelang penetapan presiden dan wakil presiden terpilih, Komisi Pemilihan Umum belum menunjuk pengacara yang akan mendampingi dalam sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK). KPU masih yakin tidak ada pihak yang akan mengajukan sengketa ke MK.

"KPU sebenarnya tidak ada bayangan bahwa masing-masing pasangan (calon presiden dan calon wakil presiden), ada pihak yang akan melanjutkan hasil pemilu ini ke MK. Kami yakin tidak akan ada yang mengajukan diri ke MK, sehingga kami juga tidak punya bayangan itu (menunjuk kuasa hukum)," ujar Komisioner KPU Sigit Pamungkas di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014).

Ia mengatakan, semua proses pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara Pilpres 2014 telah berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Menurut dia, jika kemudian ditemukan penyimpangan dan pelanggaran, pihaknya pun segera melakukan koreksi dan menindaklanjutinya. Meski demikian, kata Sigit, pihaknya telah menyiapkan beberapa nama calon kuasa hukum yang akan mendampingi KPU.

"Hanya belum definitif. Persiapan kami hanya bersifat pasif," kata Sigit.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie memastikan bahwa kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa akan mengajukan gugatan ke MK jika KPU menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang pilpres.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini