Mahasiswa dilatih untuk menerapkan berbagai metode pengelolaan arsip sesuai kebutuhan lembaga, sekaligus mengembangkan keterampilan analisis, ketelitian, serta kemampuan mengelola informasi secara sistematis.
Pilihan PTN yang Membuka Jurusan Kearsipan
Meski belum tersedia di banyak perguruan tinggi, jurusan Kearsipan dan program studi sejenis dapat ditemukan di sejumlah PTN di Indonesia.
Umumnya, program studi ini diselenggarakan dalam jenjang Sarjana Terapan (D4) dengan fokus pada pengelolaan arsip, rekod, dan informasi digital.
Berikut beberapa PTN yang membuka program studi terkait kearsipan beserta daya tampung SNBT 2025:
- Universitas Indonesia (UI) – D4 Manajemen Rekod dan Arsip
Program studi ini membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang dan mengelola rekod serta arsip sesuai standar yang berlaku dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Pada tahun 2026, prodi ini memiliki daya tampung sebanyak 31 kursi untuk jalur SNBP dan 48 kursi untuk jalur SNBT.
2. Universitas Gadjah Mada (UGM) – D4 Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi
Program studi yang berfokus pada pengembangan kompetensi profesional di bidang kearsipan dengan wawasan nasional dan standar internasional.
Prodi ini memiliki daya tampung pada jalur SNBP sebanyak 23, serta jumlah yang sama untuk daya tampung di jalur SNBT.
3. Universitas Airlangga (Unair) – D4 Kearsipan dan Informasi Digital
Program studi ini menitikberatkan pada pengelolaan arsip dan informasi berbasis digital untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di sektor pemerintahan maupun swasta.
Daya tampungnya masing-masing sebanyak 29 kursi pada jalur SNBP dan SNBT tahun 2026 ini.
4. Politeknik Negeri Malang (Polinema) – D4 Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi
Menyiapkan lulusan yang kompeten dalam pengelolaan arsip dan rekaman informasi dengan orientasi profesional dan daya saing global.
Pada SNPMB 2026, prodi ini membuka 19 kursi pada jalur SNBP dan 26 kursi untuk jalur SNBT.
Baca tanpa iklan