News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 12: Q.S. Aḍ-Ḍuḥā

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENDIDIKAN KARAKTER - Simak berikut merupakan kunci jawaban Pendidikan Agama Islamkelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 12 bab 1: Q.S. Aḍ-Ḍuḥā

TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran Pendidikan Agama Islamkelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 12 bab 1 mempelajari tentang Al-Qur’an dan Ḥadiṡ.

Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 12, karangan Abdulah Kolili, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2022 yakni Q.S. Aḍ-Ḍuḥā.

Surah Aḍ-Ḍuḥā merupakan surah ke-93 dalam Al-Qur’an yang terdiri atas sebelas ayat. Surah ini diturunkan di Makkah dan termasuk golongan surah Makkiyah.

Nama Aḍ-Ḍuḥā diambil dari kata pembuka ayat pertamanya yang berarti “waktu matahari naik di pagi hari”.

Surah ini menegaskan bahwa setiap kesulitan akan disusul oleh kemudahan, dan bahwa Allah senantiasa hadir mendampingi hamba-Nya dalam setiap keadaan.

Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.

Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 12 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.

Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 12: Q.S. Aḍ-Ḍuḥā

Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 12

Aktivitasku

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 57, Bab 2: Unjuk kerja

Ceritakan dengan singkat tentang apa yang dapat kalian pahami dari bentuk tulisan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā di atas!

Jawaban :

Surah Aḍ-Ḍuḥā adalah surah ke-93 dalam Al-Qur’an yang terdiri atas sebelas ayat. Surah ini diturunkan di Makkah dan termasuk golongan surah Makkiyah.

Nama Aḍ-Ḍuḥā diambil dari kata pembuka ayat pertamanya yang berarti “waktu matahari naik di pagi hari”.

Berikut penjabaran pesan-pesan penting dalam Surah Aḍ-Ḍuḥā

  • Allah Tidak Pernah Meninggalkan Hamba-Nya

Pesan utama dari Surah Aḍ-Ḍuḥā adalah penghiburan bagi Nabi Muhammad SAW ketika wahyu sempat terhenti dan beliau merasa sedih serta khawatir bahwa Allah telah meninggalkannya.

Melalui ayat-ayat pertama, Allah menegaskan bahwa Dia tidak pernah meninggalkan dan tidak membenci Nabi-Nya.

Pesan ini berlaku untuk semua orang beriman — bahwa ketika seseorang merasa gelap dan sepi dalam hidupnya, Allah tetap ada dan memperhatikannya, meski pertolongan-Nya belum tampak.

  • Masa Depan yang Lebih Baik Akan Datang

Ayat 4–5 menyampaikan janji Allah bahwa masa depan (akhir) akan lebih baik daripada masa lalu.

Hal ini mengajarkan bahwa setiap ujian dan kesulitan akan diganti dengan kemudahan dan keberkahan, selama seseorang tetap sabar dan beriman.

Pesan ini menanamkan optimisme hidup, agar manusia tidak berputus asa dan selalu yakin akan kebaikan yang telah Allah siapkan.

  • Pengingat atas Nikmat dan Pertolongan Allah di Masa Lalu

Allah mengingatkan Nabi Muhammad SAW bahwa sejak kecil beliau telah mendapat penjagaan-Nya — meskipun yatim, Allah memberi perlindungan dan kasih sayang melalui orang-orang sekitarnya.

Pesan ini mengajarkan kita untuk mengingat nikmat dan pertolongan Allah yang telah diberikan sebelumnya, karena dengan mengingatnya, hati menjadi lebih tenang dan bersyukur dalam menghadapi ujian baru.

  • Dorongan untuk Peduli dan Berbuat Baik kepada Sesama

Pada ayat 9–10, Allah memerintahkan agar kita tidak menindas anak yatim dan tidak menghardik orang yang meminta-minta.

Pesan ini menanamkan nilai empati sosial dan tanggung jawab kemanusiaan.

Islam mengajarkan bahwa keimanan tidak hanya diukur dari ibadah ritual, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama, terutama yang lemah dan membutuhkan.

Anjuran untuk Bersyukur dan Menyebarkan Kebaikan

Ayat terakhir (ayat 11) mengandung perintah agar manusia menceritakan nikmat-nikmat Allah, bukan untuk berbangga diri, melainkan sebagai bentuk syukur dan pengingat bagi orang lain bahwa Allah Maha Pemurah.

Dengan bersyukur, seseorang akan lebih mudah melihat sisi positif dalam hidup dan lebih semangat menebarkan manfaat bagi orang lain.

 *) Disclaimer:

  • Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
  • Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

(Tribunnews.com/Namira)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini