TRIBUNNEWS.COM - Dalam mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7 SMP/MTs Halaman 169 Kurikulum Merdeka, peserta didik diajak untuk menjawab soal pada Aktivitas 6.
Materi ini termasuk dalam Bab 4 Mengembangkan Sistem Kecerdasan Artifisial.
Pada Aktivitas 6 Eksplorasi dan Simulasi KA sebagai Tutor Virtual, guru memastikan peserta didik telah memahami prinsip-prinsip dasar prompt engineering, yaitu kejelasan, spesifisitas, konteks, dan struktur.
Guru kemudian menyiapkan lembar kerja untuk setiap kelompok, serta contoh-contoh prompt yang efektif dan kurang efektif.
Jika memungkinkan, guru menyiapkan akses ke simulator prompt atau platform KA pendidikan yang aman untuk pengujian hasil prompt.
Guru membuka sesi dengan diskusi singkat tentang pentingnya prompt engineering dalam interaksi dengan sistem KA.
Guru menanyakan pengalaman peserta didik ketika prompt yang diberikan kurang jelas atau terlalu umum dan pengaruh hal itu terhadap hasil yang diperoleh.
Guru juga mengajak peserta didik untuk membayangkan situasi jika mereka membutuhkan penjelasan, latihan atau ide dari KA untuk keperluan belajar.
Materi ini terdapat dalam buku Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SMP/MTs Kelas VII oleh Indra Budi Aji dkk., yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2025.
Salah satu tugas dalam buku tersebut, yakni terletak di halaman 169: Aktivitas 6.
Agar siswa lebih mudah mengerjakan tugas dan memahami materi, simak Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7 Halaman 169 berikut ini.
Baca juga: Kunci Jawaban Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7 Halaman 165 : Aktivitas 5
Kunci Jawaban Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 7 Halaman 169: Aktivitas 6
Eksplorasi dan Simulasi KA sebagai Tutor Virtual
Pada aktivitas ini, kalian akan memilih satu topik dari pelajaran lain yang sedang dipelajari, misalnya fotosintesis, teorema Pythagoras, atau Perang Dunia II. Bersama kelompok kalian, rancang satu prompt terbaik untuk topik tersebut dengan menggunakan teknik prompt engineering yang telah dipelajari. Uji prompt tersebut menggunakan platform KA yang tersedia, lalu analisis hasil yang diberikan. Apakah penjelasan sudah sesuai dengan tingkat pemahaman kalian? Apakah KA memberikan contoh yang relevan dan mudah dipahami?
Setelah itu, kelompok kalian akan melakukan simulasi "tutor virtual" di mana satu anggota berperan sebagai murid yang bertanya, dan anggota lain mengevaluasi respons KA. Diskusikan efektivitas prompt yang digunakan dan lakukan revisi jika diperlukan. Akhiri aktivitas dengan presentasi singkat tentang prompt yang paling efektif, hasil yang diperoleh, serta refleksi tentang bagaimana KA dapat mendukung proses belajar dan apa saja batasannya sebagai asisten belajar.
Melalui pengalaman ini, kalian akan memahami secara langsung bahwa teknik prompt engineering dapat mengoptimalkan peran KA dalam pembelajaran, sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kolaboratif. Setelah menyelesaikan aktivitas ini, kalian siap melanjutkan ke materi berikutnya tentang teknik prompt engineering untuk tugas-tugas kreatif seperti menulis, desain, dan pemecahan masalah.
Kunci Jawaban:
Contoh Jawaban Aktivitas 6: Eksplorasi dan Simulasi KA sebagai Tutor Virtual
Peserta didik diharapkan menuliskan hasil pengujian mereka dalam format berikut.
Skenario: Memahami Materi Sejarah
- Prompt 1 : Jelaskan Perang Dunia II dalam bahasa sederhana untuk siswa SMP. Sertakan tiga poin utama dan contoh.
- Teknik yang Digunakan : Spesifisitas, Konteks.
- Tujuan : Memahami konsep utama secara ringkas.
Skenario: Berlatih Matematika
- Prompt 1 : Tolong bantu saya memahami cara menyelesaikan persamaan linier 3x + 5 = 20. Jelaskan langkah-langkahnya secara jelas.
- Teknik yang Digunakan : Step-by-Step, Spesifisitas.
- Tujuan : Memahami prosedur penyelesaian soal.
Skenario: Ide Proyek Sains
- Prompt 1 : Berikan lima ide proyek sains sederhana tentang energi terbarukan yang dapat dikerjakan siswa SMP. Untuk setiap ide, jelaskan judul, alat dan bahan, serta langkah kerja.
- Teknik yang Digunakan : Format, Spesifisitas.
- Tujuan : Mendapatkan ide projek yang aplikatif.
Analisis Singkat:
Prompt yang spesifik, terstruktur, dan memiliki konteks yang jelas menghasilkan jawaban yang lebih relevan dan mudah dipahami. Sebaliknya, prompt yang terlalu umum cenderung menghasilkan jawaban yang kurang tepat atau tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Disclaimer:
*) Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.
(Tribunnews.com/Latifah)
Baca tanpa iklan