TRIBUNNEWS.COM - IPB University (sebelumnya Institut Pertanian Bogor) kembali membuka berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru tahun 2026, baik melalui jalur nasional maupun jalur mandiri.
Informasi ini disampaikan oleh Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, Utami Dyah Syafitri, dalam pemaparan resmi terkait sistem seleksi serta lini masa penerimaan mahasiswa baru tahun ini.
Dilansir dari laman resmi ipb.ac.id, untuk jalur nasional, IPB University menerima mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta jalur afirmasi pemerintah melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Selain jalur nasional, IPB University juga membuka sejumlah jalur mandiri.
Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru
IPB University menetapkan kuota penerimaan mahasiswa baru sekitar 40 persen untuk SNBT dan 30 persen untuk SNBP.
"Dari sisi kuota, IPB University menetapkan sekitar 40 persen untuk SNBT dan 30 persen untuk SNBP. Sementara 30 persen sisanya untuk jalur mandiri," ujar Utami.
Ia menambahkan, khusus untuk Fakultas Kedokteran, kuota penerimaan berbeda dari program studi lainnya.
“Khusus Fakultas Kedokteran, kuota SNBP hanya persen 20 persen, dan jalur mandiri mencapai 50 persen,” imbuhnya.
Program Studi dan Jalur SNBT
Pada tahun 2026, IPB University membuka 63 program studi, yang terdiri dari 46 program sarjana (S1) dan 17 program sarjana terapan (D4) di Sekolah Vokasi.
Baca juga: Pendaftaran PMB S1 Unhan 2026 Resmi Dibuka, Cek Pilihan Program Studi dan Syaratnya
Selain itu, terdapat tiga program studi baru yang resmi dibuka, yakni Teknik Mesin, Teknik Kimia, serta Pemuliaan Tanaman dan Teknologi Benih (D4).
Seleksi melalui jalur SNBT dilakukan berdasarkan skor Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tanpa sistem passing grade.
"Yang menjadi pembatas penerimaan adalah daya tampung masing-masing program studi," kata Utami.
Jalur Mandiri, Kelas Internasional, dan Beasiswa
IPB University juga membuka berbagai jalur mandiri, antara lain Jalur Ketua OSIS, Jalur Talenta, Seleksi Mandiri Masuk IPB (SM-IPB), serta jalur kerja sama mitra (Beasiswa Utusan Daerah/BUD).
Selain itu, terdapat 13 program studi kelas internasional yang dibuka dalam dua gelombang seleksi.
Baca tanpa iklan