News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penerimaan Mahasiswa Baru

Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru IPB Tahun 2026: Kuota, Program Studi, dan Jalur Seleksi

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENERIMAAN MAHASISWA BARU - IPB University membuka penerimaan mahasiswa baru 2026 melalui jalur SNBP, SNBT, dan jalur mandiri dengan pembagian kuota masing-masing 30 persen, 40 persen, dan 30 persen. Pada tahun 2026, terdapat 63 program studi, yang terdiri dari 46 program sarjana (S1) dan 17 program sarjana terapan (D4) di Sekolah Vokasi.

Ringkasan Berita:

  • IPB University membuka penerimaan mahasiswa baru 2026 melalui jalur SNBP, SNBT, dan jalur mandiri dengan pembagian kuota masing-masing 30 persen, 40 persen, dan 30 persen.
  • Tersedia 63 program studi, termasuk tiga prodi baru, dengan seleksi SNBT berdasarkan skor UTBK tanpa sistem passing grade.
  • Beragam jalur mandiri dan beasiswa disediakan, termasuk KIP Kuliah, kelas internasional, serta beasiswa YAPI untuk mendukung akses pendidikan.

 

TRIBUNNEWS.COM - IPB University (sebelumnya Institut Pertanian Bogor) kembali membuka berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru tahun 2026, baik melalui jalur nasional maupun jalur mandiri.

Informasi ini disampaikan oleh Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, Utami Dyah Syafitri, dalam pemaparan resmi terkait sistem seleksi serta lini masa penerimaan mahasiswa baru tahun ini.

Dilansir dari laman resmi ipb.ac.id, untuk jalur nasional, IPB University menerima mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta jalur afirmasi pemerintah melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. 

Selain jalur nasional, IPB University juga membuka sejumlah jalur mandiri.

Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru

IPB University menetapkan kuota penerimaan mahasiswa baru sekitar 40 persen untuk SNBT dan 30 persen untuk SNBP.

"Dari sisi kuota, IPB University menetapkan sekitar 40 persen untuk SNBT dan 30 persen untuk SNBP. Sementara 30 persen sisanya untuk jalur mandiri," ujar Utami.

Ia menambahkan, khusus untuk Fakultas Kedokteran, kuota penerimaan berbeda dari program studi lainnya.

“Khusus Fakultas Kedokteran, kuota SNBP hanya persen 20 persen, dan jalur mandiri mencapai 50 persen,” imbuhnya.

Program Studi dan Jalur SNBT

Pada tahun 2026, IPB University membuka 63 program studi, yang terdiri dari 46 program sarjana (S1) dan 17 program sarjana terapan (D4) di Sekolah Vokasi.

Baca juga: Pendaftaran PMB S1 Unhan 2026 Resmi Dibuka, Cek Pilihan Program Studi dan Syaratnya

Selain itu, terdapat tiga program studi baru yang resmi dibuka, yakni Teknik Mesin, Teknik Kimia, serta Pemuliaan Tanaman dan Teknologi Benih (D4).

Seleksi melalui jalur SNBT dilakukan berdasarkan skor Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tanpa sistem passing grade.

"Yang menjadi pembatas penerimaan adalah daya tampung masing-masing program studi," kata Utami.

Jalur Mandiri, Kelas Internasional, dan Beasiswa

IPB University juga membuka berbagai jalur mandiri, antara lain Jalur Ketua OSIS, Jalur Talenta, Seleksi Mandiri Masuk IPB (SM-IPB), serta jalur kerja sama mitra (Beasiswa Utusan Daerah/BUD).

Selain itu, terdapat 13 program studi kelas internasional yang dibuka dalam dua gelombang seleksi.

Dari sisi pembiayaan, mahasiswa dikenakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi.

Khusus jalur mandiri, terdapat tambahan Biaya Pengembangan Institusi dan Fasilitas (BPIF).

Sementara untuk mendukung akses pendidikan, IPB University juga menyediakan berbagai program beasiswa, antara lain KIP Kuliah bagi mahasiswa jalur SNBP dan SNBT, serta beasiswa lainnya seperti Beasiswa Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI).

"Seluruh informasi resmi dan terperinci mengenai jalur masuk, daya tampung, hingga tingkat keketatan program studi dapat diakses melalui admisi.ipb.ac.id," pungkasnya. 

(Tribunnews.com/Latifah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini