News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penerimaan Mahasiswa Baru

Unpad Buka Program Studi Pascasarjana Baru 2026, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 13 Juli

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PASCASARJANA UNPAD - Potret kampus Universitas Padjajaran (Unpad) diambil dari laman resminya pada Rabu (15/4/2026). Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka sejumlah program studi baru jenjang pascasarjana tahun 2026, meliputi S2 Hubungan Internasional, S2 Ilmu dan Teknologi Pangan, S3 Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan, serta S3 Fisika.

Ringkasan Berita:

  • Unpad buka program studi baru jenjang pascasarjana tahun 2026, meliputi S2 Hubungan Internasional, S2 Ilmu dan Teknologi Pangan, S3 Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan, serta S3 Fisika.
  • Fakultas Kedokteran Unpad juga menghadirkan program Spesialis Gizi Klinik dan empat program subspesialis.
  • Selain program reguler, Unpad menawarkan berbagai jalur pendidikan seperti PJJ, RPL, Magister Berbasis Project, double degree, serta beragam beasiswa dengan pendaftaran yang masih dibuka hingga 13 Juli 2026.

TRIBUNNEWS.COM - Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka sejumlah program studi baru di jenjang pascasarjana tahun 2026.

Pembukaan program ini didasarkan pada kebutuhan masyarakat saat ini serta potensi kontribusinya bagi pembangunan di masa depan.

Prodi baru tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi berbasis riset yang dapat menjawab berbagai tantangan di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pangan, hubungan internasional, hingga kelautan.

Pada tahun akademik 2026, Unpad menghadirkan empat program studi baru jenjang pascasarjana yang terdiri atas:

Program Magister (S2)

  • Magister Hubungan Internasional
  • Magister Ilmu dan Teknologi Pangan

Program Doktor (S3)

  • Doktor Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan
  • Doktor Fisika

Selain itu, Fakultas Kedokteran Unpad juga membuka sejumlah program pendidikan dokter spesialis dan subspesialis guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks.

Baca juga: 3.196 Peserta Lulus UTBK SNBT 2026 di Unpad, Ini Jadwal Daftar Ulangnya

Program Spesialis (Sp1)

  • Spesialis Gizi Klinik

Program Subspesialis (Sp2)

  • Patologi Klinik
  • Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
  • Ilmu Kesehatan Mata
  • Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

"Selaras dengan keinginan menuju pusat pendidikan dan pengetahuan berkelas dunia maka program pascasarjana diharapkan dapat memberi inovasi-inovasi untuk menyelesaikan berbagai masalah di masyarakat. Diperlukan riset untuk menghasilkan inovasi tersebut, dan prodi pascasarjana yang dibuka diharapkan bisa turut memperkuat peran unpad sebagai pusat pengetahuan . Prodi yang sudah ada saat ini juga akan semakin diperkuat untuk menuju arah yang sama," ujar Direktur Akademik Unpad, Prof. Aliya Nur Hasanah, dikutip dari unpad.ac.id, Senin (1/6/2026).

Khusus untuk program spesialis (Sp1) dan subspesialis (Sp2), Prof. Aliya menjelaskan bahwa pembukaannya dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan tenaga kesehatan dengan kompetensi yang lebih spesifik.

Perkembangan teknologi medis, meningkatnya beban penyakit, serta kompleksitas kasus kesehatan saat ini menuntut kehadiran dokter spesialis dan subspesialis yang mampu memberikan layanan lebih mendalam dan komprehensif.

Karena itu, kehadiran program pendidikan Sp1 dan Sp2 dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional.

Pilihan Program Magister Unpad

Selain membuka program studi baru, Unpad juga telah menyediakan berbagai program pascasarjana dengan karakteristik khusus yang bisa dipilih calon pendaftar sesuai kebutuhannya masing-masing. 

Program tersebut antara lain Magister Berbasis Project, Magister jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Magister Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Magister melalui jalur Alumni Berprestasi dan Berkinerja, serta Magister Double Degree baik dengan mitra perguruan tinggi di Indonesia maupun dengan perguruan tinggi internasional.

Program Magister PJJ adalah metode pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan tanpa harus hadir secara langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring lainnya.

"Capaian pembelajaran Magister PJJ tidak ada perbedaan dengan magister reguler, hanya model pembelajarannya dilakukan melalui jarak jauh. Kualitas pembelajaran dan fasilitasnya setara dengan pembelajaran regular," jelas Prof. Aliya.

Begitu pula dengan capaian pembelajaran lulusan Magister RPL, dipastikan akan sama dengan magister regular.

"Pada Program RPL, profesional yang sudah punya pengalaman kerja bisa direkognisi menjadi SKS akademik. Jadi meski mungkin berkuliah di Unpad lebih pendek, tetapi karena ada rekognisi terhadap apa yang sudah dilakukan maka capaian pembelajarannya juga setara dengan magister regular," ungkapnya.

Sementara Magister Berbasis Project (MBP) yang dilaksanakan di Kantor Perwakilan Unpad di Jakarta, utamanya diperuntukkan bagi profesional yang saat kuliah proses pembelajarannya menggunakan kasus nyata yang dialami oleh mereka saat bekerja.

Program magister yang juga bisa dipilih adalah double degree, baik dengan mitra perguruan tinggi di Indonesia maupun mitra perguruan tinggi internasional.

Program ini menawarkan dua kompetensi dengan kesamaan sekitar 40 persen bisa diraih dalam rentang waktu yang sama dengan single degree.

Untuk double degree nasional, program studi di Unpad dikombinasikan dengan bidang Teknik Informatika.

Beberapa program yang tersedia antara lain:

Double Degree dengan Binus University

  • Digital Technology in Fishery
  • Digital Technology in Marine Science
  • Digital Economy

Double Degree dengan Telkom University

  • Cyber Forensics Law

Informasi selengkapnya tentang berbagai program pascasarjana ini, termasuk proses seleksi, prodi yang tersedia, syarat pendaftaran, serta biaya, dapat diakses di laman https://smup.unpad.ac.id/ pada menu “Pascasarjana”.

Pendaftaran beberapa program pascasarjana masih dibuka hingga 13 Juli 2026.

Baca juga: Seleksi Mandiri Jalur Skor UTBK-SNBT UNNES 2026, Ada 2 Gelombang Pendaftaran, Catat Jadwalnya!

Beasiswa Pascasarjana Unpad

Untuk mendukung akses pendidikan yang lebih luas, Unpad menyediakan berbagai program beasiswa bagi mahasiswa pascasarjana.

Beberapa beasiswa yang tersedia antara lain:

  • Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran (BUPP) bagi pendaftar fast track S2-S3
  • Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) bagi pendaftar S3
  • Beasiswa Guruku bagi guru yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2
  • Unpad ASEAN Scholarship (UAS) bagi WNA di negara-negara ASEAN termasuk Timor Leste

Selain beasiswa internal, mahasiswa juga dapat memanfaatkan berbagai program pendanaan dari pemerintah dan lembaga internasional, seperti:

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), serta The Indonesian AID Scholarship (TIAS), Kemitraan Negara Berkembang (KNB) untuk mahasiswa internasional dari negara-negara berkembang.

"Unpad juga terbuka untuk kelas kerja sama. Jika ada lembaga yang bermaksud menyekolahkan stafnya, bisa dalam bentuk kelas kerjasama dengan added value adanya layanan tambahan sesuai resources Unpad yang dilakukan menyesuaikan dengan kebutuhan lembaga tersebut," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Latifah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini