Laporan Wartawan Tribunnews.com Mohamad Nurfahmi Budiarto dari Johannesburg
TRIBUNNEWS.COM - Parade timnas Afrika Selatan resmi ditutup pada pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 22.00 WIB. Meski sudah selesai, namun puluhan ribu orang berkostum kuning masih menyemut di sepanjang jalan yang baru saja dilalui timnas Bafana Bafana.
Pesta berlanjut menjadi iven jalanan dan tak ada perbedaan, semuanya menyatu dalam satu acara, yakni dance bersama di tengah jalan. Aneka ragam tarian menjadi sajian yang sangat menarik bagi warga asing yang berada di situ baik turis maupun para jurnalis.
Mereka tak segan untuk menari dengan kostum mini, bergandengan dengan orang yang beda warna ataupun sambil berciuman. Semuanya larut dalam alunan musik yang disuarakan dari beberapa titik seperti hotel Garden Court dan gedung Discovery.
"Kami tak ingin melewatkan malam ini begitu saja. Tak ada perbedaan, yang pasti semua akan senang," ujar Peter Phillips Mengen, suporter Afsel.
Acara pesta jalanan mereka diawasi petugas kepolisian, namun dalam jumlah sedikit, satu polisi mengawasi sekitar 500 orang. Pihak keamanan percaya, pesta ini tak akan menimbulkan keributan.
Eforia Pesta Betabur Penari Berbaju Mini
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan