TRIBUNNEWS.COM, PRETORIA - Pemulangan Nicolas Anelka membuat kisruh di skuad Prancis makin berbuntut panjang. William Gallas dan Thierry Henry santer dikabarkan bakal dicoret dari susunan pemain Les Bleus saat melawan Afrika Selatan di laga akhir Grup A, Selasa (22/6/2010) pukul 21.00 WIB.
Gallas dan Henry disebut-sebut menjadi dalang utama di balik perpecahan yang menimpa kubu Prancis. Keduanya bahkan dituding sebagai pihak yang sengaja menciptakan kekisruhan, yang akhirnya membuat Anelka berang kepada pelatih Raymond Domenech dan dipulangkan Les Bleus.
Domenech lalu mengindikasikan sejumlah pemain bintang akan dibangkucadangkan saat Prancis versus Afrika Selatan. Dan nama Gallas dan Henry adalah dua nama yang ditengarai bakal dicoret Domenech.
"Tiga atau empat pemain senior tidak akan dimainkan. Para pemain senior adalah pemain yang tidak akan dimainkan lagi di Piala Dunia. Siapa saja mereka? William Gallas, Eric Abidal, dan Thierry Henry, yang tak lain adalah teman Nicolas Anelka," tutur ofisial Henri Monteil kepada The Sun.
"Beberapa di antara pemain menemui Domenech. Mereka menangis, meminta maaf atas apa yang telah terjadi. Mereka ini adalah pemain-pemain muda," imbuhnya.
Konflik yang menimpa Prancis mengundang keprihatinan dari menteri olahraga Prancis, Roselyne Bachelot, yang sangat kecewa dengan aksi para pemain Les Bleus.
"Saya mengatakan kepada pemain bahwa mereka telah menodai citra Prancis," tegas Bachelot.(*)
Domenech Coret Henry dan Gallas
Editor: Juang Naibaho
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan