TRIBUNNEWS.COM, PRETORIA - Terompet khas Afrika Selatan, Vuvuzela, mulai memakan korban. Seorang polisi di Jerman terluka di bagian kepalanya setelah dipukul fans yang mabuk menggunakan vuvuzela. Insiden ini terjadi usai kemenangan Jerman atas Ghana, Rabu (23/6/2010) lalu.
Awalnya suasana nonton bareng laga akhir Grup D itu berjalan damai. Lebih dari 10 ribu fans memenuhi kota Dinslaken untuk mendukung Philipp Lahm cs.
Tapi saat waktu menunjukkan pukul 11.10 malam waktu setempat, seorang fans Jerman berusia 20 tahun yang sedang mabuk mendekati seorang petugas polisi.
Ia lalu mengejek-ejek petugas polisi itu yang tengah sibuk mengatur lalu lintas agar tidak macet.
"Ketika dia berbalik kepada fans itu, tiba-tiba saja fans memukuli dan menendang petugas polisi," demikian pernyataan dari Departemen Polisi Wesel.
"Fans itu kemudian memukuli kepala petugas polisi itu dengan vuvuzela."
Tidak disebutkan secara detil siapa identitas petugas polisi yang menjadi korban vuvuzela. Namun, ia dikabarkan mengalami beberapa luka di bagian kepalanya.(*)
Vuvuzela Makan Korban Polisi
Editor: Juang Naibaho
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan