TRIBUNNEWS.COM, PRETORIA - Pelatih
Jepang, Takeshi Okada, mengaku puas dengan performa timnya saat
menghadapi Paraguay, di babak 16 besar Piala Dunia 2010 Afrika Selatan,
Selasa (29/6/2010). Bahwa akhirnya Jepang kalah dalam adu penalti,
menurutnya, itu sepenuhnya merupakan tanggung jawabnya.
Jepang
terpaksa melewati adu penalti setelah bermain imbang 0-0 sampai babak
tambahan berakhir. Pada babak tos-tosan itu, mereka kalah 5-3, menyusul
eksekusi bek Yuichi Komano yang mental membentur mistar.
Okada
menolak menjadikan adu penalti sebagau ukuran performa pasukannya. Ia
juga tak melempar kesalahan kepada Komano. Ia mendasarkan penilaian
kepada performa tim selama babak normal dan tambahan, dan menurutnya,
Jepang bermain sangat indah.
"Dalam soal cara kami bermain, saya
tak menyesal sama sekali. Semua pemain tampil bagus, sangat indah dan
saya sangat bangga," ujar Okada.
"Mereka mewakili Jepang dan juga
Asia secara keseluruhan. Mereka bermain sampai akhir. Saya bangga
kepada mereka,"
"Saya tak bisa membuat mereka menang. Itu adalah
tanggung jawab saya. Saya tak membuat mereka punya ambisi yang cukup
(untuk menang)," papar Okada.
Mengacu statistik, performa Jepang
bisa disebut seimbang dengan Paraguay. Dengan penguasaan bola sebesar 42
persen, mereka menciptakan lima peluang emas dari 12 usaha. Bandingkan
dengan Paraguay, yang melepaskan enam tembakan akurat dari 13 percobaan.
(AP/KOMPAS.COM)
Baca tanpa iklan