PORT ELIZABETH — Bert van Marwijk
mengatakan, permainan indah ala Belanda dan Brasil akan hilang dalam
pertandingan-pertandingan besar seperti Piala Dunia. Karena itu, total
football (gaya sepak bola Belanda) dan jogo bonito (gaya
sepak bola Brasil) dipastikan takkan tersaji ketika kedua tim bertemu di
perempat final Piala Dunia 2010, Jumat (2/7/2010).
"Saya tahu
tim Brasil memainkan sepak bola indah... begitu juga dengan Belanda.
Tetapi tidak ada banyak ruang untuk sepak bola 'total' atau 'samba',"
ujar Van Marwijk dalam sebuah jumpa pers.
"Olahraga telah berubah
dan semuanya berjalan lebih cepat. Semua tim sudah lebih terorganisasi
sehingga Anda tidak bisa memperlihatkan sepak bola seperti itu di Piala
Dunia," tambahnya.
Belanda dan Brasil akan bertemu di Stadion
Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth. Mereka bakal bertarung untuk
memperebutkan satu tiket semifinal event empat tahunan ini,
yang berlangsung di Afrika Selatan.
Belanda masih mencatat hasil
sempurna. Dengan empat kemenangan di Piala Dunia, "Oranje" memperpanjang
rekor kemenangan menjadi 12 kali berturut-turut. Sementara itu, Brasil
mencatat tiga kemenangan di Piala Dunia ini dan sekali mereka bermain
imbang 0-0 lawan Portugal dalam pertandingan penyisihan grup.
"Kedua
tim bermain dengan gaya masing-masing dan tidak pernah terpengaruh oleh
lawan. Karena itu, pertandingan nanti pasti seru," jelas Van Marwijk.
"Hari-hari
ini, Spanyol adalah tim yang bermain sangat bagus meskipun sepanjang
Piala Dunia ini mereka juga memasuki fase ketika tidak bisa tampil dalam
permainan terbaiknya."
"Secara normal saya menikmati gaya sepak
bola mereka, tetapi sekarang mereka memiliki masalah untuk menciptakan
peluang, dan saya yakin, mereka melakukannya kurang dari apa yang pernah
dilakukan."
Menghadapi Brasil nanti, Belanda bisa tampil full
team karena tak ada pemain yang cedera. Kondisi inilah yang
membuat Marwijk optimistis menjelang "perang" dahsyat tersebut.
"Kami
tidak takut melawan mereka dan yakin kami bisa mengalahkan mereka.
Mereka cemas menghadapi kami dan mungkin lebih dari yang kami tahu." (*)
Total Football dan Jogo Bonito Sudah Mati
Editor: Iwan Apriansyah
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan