TRIBUNNEWS.COM - Menjadi runner-up Piala Dunia 2018, Kroasia jadi bahan pembicaraan dunia.
Dikutip BolaSport.com dari Total Croatia News, bahkan pemberitaan tentang Kroasia saat ini telah memecahkan rekor menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah.
Hal ini diketahui dari data yang dihimpun dari salah satu perusahaan yang memonitor pemberitaan Kroasia, Mediatoolkit yang merilis sebuah bagan tentang tingginya ketertarikan minat masyarakat dunia untuk pemberitaan soal Kroasia.
Baca: Prancis vs Kroasia: Berkat Gol Bunuh Diri dan Penalti, Les Bleus Unggul 2-1 di Babak Pertama
Pemberitaan soal Kroasia banyak meningkat saat memenangi babak perempat final melawan Rusia.
Bagan yang diunggah sang CEO, Tomislav Grubisic itu menyajikan beberapa informasi yang menjadi sumber banyaknya pemberitaan soal Kroasia.
Ternyata, ada lebih banyak (25%) pemberitaan soal Presiden Kroasia, Kolinda Grabar-Kitarovic dibanding kapten Timnas Kroasia, Luka Modric.
Padahal kapten Kroasia ini mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik dalam ajang Piala Dunia 2018, dan berhak mendapatkan trofi bola emas dari FIFA.
Nampaknya masyarakat dunia lebih tertarik dengan bentuk dukungan Presiden Kroasia yang memang beberapa kali ada dalam laga Timnas Kroasia.
Baca: Mungkin Ini Penyebab David De Gea dan Fernando Muslera Blunder di Piala Dunia 2018
Penampilan Presiden Kroasia, Kolinda Grabar-Kitarovic mulai menarik perhatian saat laga Kroasia melawan Rusia.
Ia saat itu terlihat mendukung negaranya di tribun lengkap dengan menggunakan jersey merah-putih.
Kolinda Grabar-Kitarovic pun melakukan selebrasi di depan Perdana Menteri Rusia usai timnya keluar sebagai pemenang dalam laga tersebut.
Di laga final Piala Dunia 2018, Minggu (15/7/2018) malam WIB, sang presiden kembali mencuri perhatian saat mengusap air mata Luka Modric yang gagal mengantarkan Kroasia memenangi laga.
Ia juga terlihat akrab dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Baca: Final Piala Dunia 2018, Suporter Prancis dan Kroasia tak Segila para Pendukung Brasil dan Argentina
Satu momen lagi yang mencuri perhatian pada malam final itu adalah ketika Kolinda Grabar-Kitarovic tetap memberi pelukan kepada seluruh pemain kedua tim meski hujan deras mengguyur Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia. (*)
Berita ini sudah tayang di BolaSport.com dengan judul: Gara-gara Piala Dunia 2018, Presiden Kroasia Lebih Banyak Dibicarakan Publik Ketimbang Luka Modric