News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Jutaan Kader Ansor Akan Kawal 'Rabu Putih' dengan Baju Putih

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, di Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019).

Gerakan Rabu Putih akan mendorong masyarakat untuk memilih.

Baca: Penyidik Masih Pilah Barang Bukti untuk Kasus Joko Driyono

Menurut Gus Yaqut, menilik dari sejumlah lembaga survei, tingkat partisipasi untuk tidak memilih di Pilpres masih tergolong tinggi.

Gerakan Rabu Putih melalui Salat Subuh berjemaah dan akan bersama-sama berangkat ke TPS menggunakan baju putih.

"Kita akan bergerak lebih santun, kita akan melakukan salat subuh berjemaah di masjid-masjid yang bisa kita akses. Kemudian kita akan berangkat bersama-sama baju putih," tutur Gus Yaqut.

Gus Yaqut menerangkan, baju putih merupakan identitas pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin.

Dalam surat suara, pasangan Jokowi-Ma'ruf mengenakan pakaian serba putih dan peci hitam.

"Karena itu identitas kita, identitas kiai kami, itu yang sedang berkontestasi. Kita akan jamin gerakan kita lebih santun, tidak akan ada provokasi. Kita ingin mengajak warga, masyarakat riang gembira menghadapi pemilihan. Jadi tidak ada yang perlu didramitisir, ditakuti, provokasi, intimidasi," imbuh Gus Yaqut.

Untuk wilayah yang difokuskan, ucap Gus Yaqut, berada di tiga provinsi, yakni Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Militansi Ansor, menurutnya tidak perlu diragukan lagi.

Ansor siap bekerja 24 jam untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

"Banser tidak ada libur. Karena kita melihat jadi kalau soal subyektivitas, ancaman terbesar dari Kiai Ma'ruf ini, apa, apakah 02, tidak. Ancaman terbesar itu golput. Makanya kita tidak mau ada golput," tutur Gus Yaqut.

Berita Populer