News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2014

Ingin Tubuh Tak Cepat Letih Selama Berpuasa? Ini Rumus Minum yang Benar

Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Diskusi kesehatan Aqua 2+4+2: Puasa Sehat Bersama Aqua di Ritz Carlton, Rabu (25/6/2024).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kala berpuasa jam makan dan minum boleh saja berubah, namun Anda harus tetap menjaga tubuh terhidrasi dengan mengonsumsi air putih secukupnya.

Cairan menjadi komponen yang sangat penting bagi tubuh. Pasalnya hampir 60 persen dari tubuh kita adalah cairan.

Jika tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup (dehidrasi), tubuh akan terasa cepat letih, bibir kering, konsentrasi Anda juga terganggu. Anda pun tidak mampu melaksanakan ibadah puasa dengan maksimal.

Oleh karenanya, penting bagi Anda untuk tetap menjaga status hidrasi tubuh, kapanpun dan di manapun.

Lantas bagaimana menjaga tubuh tetap terhidrasi saat berpuasa? Barapa takaran yang dianjurkan?

Sebagai solusinya, Aqua mencoba memberi solusi dengan mengenalkan pola minum air putih 2+4+2 di kala berpuasa.

"Idealnya, tubuh membutuhkan 2 liter air atau delapan gelas ukuran 240 mililiter per hari. Supaya asupannya seimbang saat berpuasa, Anda bisa mengonsumsinya dengan pola 2+4+2," ujar Health Marketing Director PT Tirta Investama Danone Aqua Pradono Handojo, MHA, saat diskusi kesehatan "Aqua 2+4+2: Puasa Sehat Bersama Aqua" di Ritz Carlton, Rabu (25/6/2024).

Pola tersebut terdiri dari dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas saat makan malam, dan dua gelas air putih saat sahur.

Begitu pentingnya peran air putih, pakar gizi Dr. dr. Saptawati Bardosono M.Sc di kesempatan yang sama menegaskan air putih tidak boleh disubsitusi dengan air jenis lain, seperti minuman manis, bersoda dan kafein.

"Minuman manis boleh saja untuk menormalkan kadar gula darah asalkan tidak berlebihan. Begitu pula dengan kopi. Yang pasti asupan air putih tetap harus terpenuhi," ujar Saptawati yang juga menjabat sebagai Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG).

Asupan air juga bisa dipenuhi dengan mengonsumsi buah-buahan dan sayur-mayur yang disajikan dengan kuah.

Di samping itu, ia juga menyarankan untuk memilih air putih yang berkualitas yaitu tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa.

Secara kasat mata, Anda dapat mengetahui status hidrasi tubuh dengan melakukan pengecekan warna urin secara rutin. PURI (pemeriksaan urin sendiri) memungkinkan Anda membandingkan warna urin dengan warna grafik pada stiker PURI yang akan menunjukkan apakah tubuh sudah terhidrasi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini