Dindin pun menyebut, mungkin Masjid Darussalam satu-satunya masjid yang bisa dikunjungi para musafir setiap waktu atau 24 jam nonstop. Terkadang, para pemudik ada yang memilih menginap di Masjid Darussalam ketimbang harus mengeluarkan uang sewa di penginapan.
"Di sepuluh malam terakhir ini, selain mengadakan malam iktikaf, kami juga mengadakan sahur bersama. Nah, biasanya ketika arus mudik, banyak pemudik yang menyempatkan diri juga sahur di sini. Ada juga yang tidur sampai pagi," kata Dindin. (TRIBUN JABAR/Teuku Muhammad Guci S)
Baca tanpa iklan