TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPP Partai Golkar menggelar peringatan malam Nuzulul Qur'an tepat pada hari ke-16 puasa ramadan, Minggu (16/3/2025).
Acara yang digelar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, itu dihadiri anak yatim, santri, serta masyarakat umum, yang jumlahnya hampir 8 ribu orang.
Pantau Tribunnews di lokasi, ribuan masyarakat sudah hadir di lokasi, sejak sore hari. Jumlahnya semakin bertambah menjelang waktu berbuka puasa.
Masyarakat yang hadir pun berbuka puasa bersama, dan dilanjutkan dengan Salat Tarawih berjamaah.
"Jadi acara ini adalah kegiatan rangkaian Ramadan, dimulai dari safari Ramadan yang dimulai oleh Pak Ketum (Bahlil Lahadalia)," ujar Panitia Penyelenggara, Eric Hermawan, yang juga anggota Komisi 11 DPR RI.
Eric mengatakan jika semula acara ini hanya mengundang 7 ribu masyarakat. Mereka yang diundang berasal dari berbagai daerah di JABODETABEK.
Baca juga: Investasi Saham Syariah, Strategi Terbaik Bangun Masa Depan Finansial yang Sehat
"Ini cukup banyak, kami undang 7 ribu orang yang datang hampir 8 ribu kayaknya. Banyak sekali. Ini yang hadir selain dari warga sekitar juga dari Depok, dari Bekasi, dari Jakarta Selatan, Jabodetabek lah," papar Eric.
Selain itu, acara ini juga mengundang 60 Hafidz Quran dari beberapa pondok pesantren. Jumlah tersebut, lanjut Eric, sesuai dengan usia Partai Golkar saat ini.
"Dalam rangka ultah Golkar yang ke-60 sehingga kami dalam acara Nuzulul Quran ini mengundang 60 penghafal Al-Qur'an dari beberapa ponpes," kata Eric.
Terpisah, Sekjen DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, berharap dia dan kader partai bisa mengambil pelajaran dari peringatan malam Nuzulul Qur'an.
"Kami memperingati Nuzulul Qur'an ya, kami ingin mengambil semangat dari turunnya Al-Qur'an. Al-Qur'an adalah sumber nilai, petunjuk bagi sekalian manusia, isinya semua perintahnya baik untuk dilaksanakan. Jadi ini momentum untuk kembali memperlajari dan mendalami Al-Qur'an dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari," ucap Sarmuji.