Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Noorjani
TRIBUNNEWS.COM, PALANGKARAYA - Pengusaha bus dan angkutan lainnya yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengeluhkan merosotnya jumlah penumpang pengguna jasa angkutan. Maraknya angkutan atau taksi liar dituding menjadi penyebabnya.
Ketua DPD Organda Kalimantan Tengah, Brata Jaya mengatakan, saat ini perusahaan teracam gulung tikat karena penumpang terus berkurang. Dia mencontohkan, bus jurusan Palangkaraya-Banjarmasin yang berkapasitas 25 orang, paling banyak hanya terisi sekitar 10 orang.
Kondisi itu tentu saja membuat pengusaha sangat resah. Penumpang makin enggan ke terminal naik bus karena taksi liar yang menggunakan berbagai jenis mobil bebas berkeliaran di dalam kota. "Taksi liar tersebut dengan bebasnya mencari menumpang dengan tarif yang sama dan mengantar langsung penumpang ke rumah tujuan," katanya, di Kalteng, Rabu (31/3/2010).(*)
Pengusaha Bus di Kalteng Terancam Bangkrut
Editor: Juang Naibaho
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan