News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gempa Sukabumi

Warga Pangalengan Merasakan Getaran Sampai Tiga Kali

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Jan

TRIBUNNEWS.COM, TRIBUN
- Warga Pengalengan sempat merasakan tiga kali guncangan gempa. Mereka panik dan berlarian ke luar rumah, saat gempa berkekuatan 6,00 SR itu terjadi Selasa (18/5/2010) malam.

Menurut Cucum anggota Aksi Cepat Tanggap (ACT), gempa yang pertama dan kedua sangat besar. Sedangkan yang ketiga tak terlalu besar.

"Warga berlarian ke luar rumah, ada yang ke lapangan. Pokoknya keluar rumah. Mereka masih trauma pada gempa yang sempat mengguncang Pangalengan September lalu," kata Cucum, warga Babakan Siliwangi, Desa Pangalengan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung saat dihubungi lewat ponsel, Selasa (18/5/2010).

Cucum mengatakan guncangan gempa tersebut hanya membikin warga panik. Untuk bangunan,  dia tak menemukan bangunan yang retak-retak. "Saya sudah memantau, sampai sekarang belum ada bangunan yang rusak," kata Cucum.

Karena trauma, menurut Cucum ada warga yang tidak mau kembali ke rumah. Kalau pun kembali, katanya, warga memilih tidur di tengah rumah. "Mereka ngampar. Ada juga yang ngungsi ke rumah keluarganya, " katanya.

Kepanikan juga dirasakan warga di Kampung Citerehilir. Agus mengatakan, warga sempat berlarian ke lapangan. Saat itu, katanya, warga sangat panik. "Yang dipikirkan warga termasuk saya, adalah meninggalkan rumah," kata Agus saat dihubungi lewat ponsel, Selasa.

Menurut Agus warga di kawasan Pangelangan memang masih trauma pada gempa yang terjadi pada September 2009. "Gempa sempat terasa tiga kali, besar-besar lagi," kata Agus.

Getaran gempa bumi berkekuatan 6,0 Skala Richter yang berpusat di Sukabumi. Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di 147 arah tenggara Sukabumi atau koordinat 8.22 LS-10.21 BT dengan kedalaman 13 km dan tidak berpotensi tsunami.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini