Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rihard Nelson
TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG - Ketua DPD I Provinsi Partai Golongan Karya, Morkes Effendi menuding KPU Kabupaten Ketapang tidak melaksanakan Pemilukada secara jujur, adil dan langsung umum bebas rahasia (luber).
Dia menilai, banyak dugaan pelanggaran yang terjadi pada pemilukada putaran kedua, 5 Juli lalu.
"Penghadangan saksi, adanya politik uang, jadi saat ini pemilukada seperti zaman orde baru. Zaman orde baru itu pemilukada mana ada jujur, adil, dan luber. Sementara sekarang ini sudah zaman reformasi, jadi untuk apa zaman reformasi saat ini," papar Morkes Effendi, saat ini masih menjabat Bupati Ketapang, Kamis (15/7/10), ditemui di pendopo.
Ia menambahkan penghadangan saksi jelas-jelas sudah tidak memenuhi azas kepatutan. Jadi, tegas Morkes, KPU tidak menjalankan prinsip jujur, adil, dan luber.
Putra Bupati Morkes, Yasir Asyari, kalah dalam pemilukada yang berlangsung dua putaran. Incumbent Wakil Bupati Henrikus yang justru meraih dominan suara, dan ditetapkan sebagai kandidat terpilih dalam pleno Senin lalu. (*)
Bupati Morkes Tuding KPU Tidak Jujur
Editor: Kisdiantoro
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan